Sosialisasi Pengembangan Usaha Olahan Jengkol Dan Minyak Kelapa Dalam Meningkatkan Ekonomi Gampong Babah Ceupan Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya
DOI:
https://doi.org/10.63822/79a6fd07Keywords:
Pengabdian Masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi, Pengolahan Jengkol, Pengolahan Kelapa, Produk Bernilai TambahAbstract
Pengembangan ekonomi masyarakat desa melalui pemanfaatan potensi lokal menjadi fokus kegiatan pengabdian di Gampong Babah Ceupan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah jengkol dan kelapa menjadi produk bernilai tambah yang dapat memperkuat ekonomi gampong secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan sosialisasi partisipatif, praktik uji coba produk, dan diskusi interaktif dengan masyarakat untuk membangun pemahaman tentang pengolahan bahan baku lokal, peningkatan nilai tambah, serta peluang usaha berbasis rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap potensi ekonomi jengkol dan kelapa, antusiasme tinggi selama kegiatan diskusi dan tanya jawab, serta terciptanya produk olahan sederhana berupa jengkol dan minyak kelapa yang dapat diterapkan di rumah tangga. Masyarakat memperoleh keterampilan baru dalam pengolahan produk lokal dan mulai memahami pentingnya inovasi serta pengemasan dalam mendukung usaha mikro. Simpulan dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan praktik uji coba produk mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan menghasilkan luaran nyata, sekaligus menjadi langkah awal untuk pengembangan ekonomi berkelanjutan di gampong. Pendampingan lanjutan terkait kualitas produk, pengemasan, dan strategi pemasaran dianjurkan agar usaha masyarakat dapat berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas
Downloads
References
Asnuryati, A. (2023). Strategi pengembangan ekonomi berkelanjutan di desa: Mendorong pemberdayaan komunitas dan kemandirian ekonomi lokal. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2), 2175–2183.
Ariani, M., Saptana, & Supriyati. (2021). Inovasi pengolahan pangan lokal sebagai strategi peningkatan daya saing usaha rumah tangga. Jurnal Agro Ekonomi, 39(2), 123–136.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2022). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Bappenas.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia 2023. BPS.
Emiyanti, N., Wahyuni, S., & Prasetyo, E. (2021). Indikator keberhasilan program pengabdian kepada masyarakat berbasis pemberdayaan ekonomi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 145–154
Kementerian Desa, P. D. T., dan Transmigrasi. (2023). Pembangunan desa berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat. Kemendes PDTT.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2021). Panduan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2023). Strategi pengembangan UMKM berbasis digital. Kemenkop UKM.
Rahmawati, D., & Nugroho, A. (2022). Pendekatan partisipatif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 34–45.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suryana. (2021). Kewirausahaan: Kiat dan proses menuju sukses. Salemba Empat.
Tambunan, T. (2022). Usaha mikro kecil dan menengah di Indonesia. LP3ES.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cut Asmaul Husna, Nayla Rivalina, Farhan Razak, Yuliarti Wal Hikmah Simangunsong, Muhammmad Rijaldi, Rosmiati Rosmiati, Wahyu Azzaki, Aldino Afrilian (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




