Strategi Pengembangan Desa Sehat Melalui Inisiasi Koperasi Komunitas Peternakan, Pertanian dan Penguatan Empati Sosial di Desa Lampeuneuen, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar

Authors

  • Alkautsar Alkautsar Universitas Abulyatama Author
  • Ali Makmur Universitas Syiah Kuala Author
  • Ahmad Tajir Universitas Syiah Kuala Author
  • Khairatul Ulya Universitas Abulyatama Author
  • Khismullah Khismullah Universitas Abulyatama Author
  • Risna Maulita Universitas Abulyatama Author
  • Ananda Alfinura Universitas Abulyatama Author
  • Eldawani Eldawani Universitas Abulyatama Author
  • Annisa Putri Tahira Universitas Abulyatama Author
  • Khaira Baliza Universitas Abulyatama Author
  • Yustiana Yustiana Universitas Abulyatama Author
  • Muksin Muksin Universitas Abulyatama Author
  • Tri Aldha Aulia Universitas Abulyatama Author
  • Umul Arifa Universitas Abulyatama Author
  • Asfardin Asfardin Universitas Abulyatama Author
  • Dasrita Dasrita Universitas Abulyatama Author
  • Muhammad Rais Universitas Abulyatama Author
  • Mizan Akbar Universitas Abulyatama Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/qenjb444

Keywords:

Strategi Desa, Desa Sehat, Peternakan

Abstract

Pengembangan desa sehat merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi. Desa Lampeuneuen, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, khususnya pada sektor pertanian dan peternakan. Namun, sebagian besar kegiatan usaha masyarakat masih dilakukan secara individu sehingga kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat belum optimal.  Maka telah dilaksanakan  Program Pengabdian  kepada  Masyarakat  (PKM)  selama  20  hari  yang  berfokus  pada peningkatan  kemampuan  manajemen  usaha  pembibitan  ayam  hibrida  lokal. Program ini menargetkan 18 kader wirausaha  (kelompok peternak, tani dan mahasiswa KKN kelompok 29 Universitas Abulyatama) melalui penyuluhan dan demonstrasi teknis, termasuk inseminasi buatan dan kesehatan ternak. Hasilnya, program ini dinilai sangat berhasil dengan transfer pengetahuan dan keterampilan yang signifikan: 97% peserta sangat menguasai materi   dan   98%   sangat   menguasai   demonstrasi   teknis.   Keberhasilan   ini dikuatkan oleh 90% tingkat kepuasan peserta, yang menyatakan manfaat besar. Sebagai tindak lanjut, peserta merekomendasikan perpanjangan durasi pelatihan hingga tiga bulan dan perluasan cakupan ke jenis hewan ternak lain nya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alkautsar, A., Fauhan, G., Ikbal, M., Jeksi, S., Rahman, R. A., Salsabila, N., Tridayana, I., Zulkifli, Z., Rahly, F., Yustendi, D., Mudatsir, M., Mudatsir, M., Makmur, A., Mulyadi, M., Rahly, F., Yaman, M. A., & Rafika, R. (2026). Pelatihan Manajemen Usaha Pembibitan Ayam Hibrida Lokal untuk Kader Wirausahawan Unggas di Desa Nusa Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 243-248. https://doi.org/10.63822/rnkvpq58

Badan Pusat Statistik Republik Indonesia. (2023). Statistik Indonesia 2023. Jakarta: BPS

Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan. (2024). Statistik peternakan dan kesehatan hewan

John W. Creswell., and J. David Creswell. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Food and Agriculture Organization. (2022). Rural development and agricultural cooperation. Rome: FAO.

International Cooperative Alliance. (2021). Cooperatives and sustainable development. Brussels: ICA.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2021). Pedoman pemberdayaan masyarakat desa. Jakarta: Kemendes PDTT.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Panduan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). Jakarta: Kemendikbudristek

Tambunan, P., Indra, A., Putranto, K., dan Rizky, M. (2025). Evaluasi Reaksi Peserta Pelatihan Teknis pada Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah III Jakarta. Jurnal Inovasi Pendidikan Nonformal (JIPNON), 5(2), 49–58.

Sathish, P. (2024). The Role of Contextual Factors in Training Transfer and Effectiveness. International Journal of Human Resource Development, 12(1), 45-60.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R and D. Bandung: Alfabeta.

United Nations Development Programme. (2022). Community empowerment for sustainable rural development. New York: UNDP.

World Health Organization. (2021). Healthy village initiative. Geneva: WHO

Published

2026-03-14

Issue

Section

Articles

How to Cite

Alkautsar, A., Makmur, A., Tajir, A. ., Ulya, K. ., Khismullah, K., Maulita, R. ., Alfinura, A. ., Eldawani, E., Tahira, A. P., Baliza, K. ., Yustiana, Y., Muksin, M., Aulia, T. A. ., Arifa, U., Asfardin, A., Dasrita, D., Rais, M., & Akbar, M. (2026). Strategi Pengembangan Desa Sehat Melalui Inisiasi Koperasi Komunitas Peternakan, Pertanian dan Penguatan Empati Sosial di Desa Lampeuneuen, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 571-578. https://doi.org/10.63822/qenjb444