Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dalam Upaya Deteksi Dini Penyakit Kronik pada Masyarakat Desa Lapoa Kecamatan Tinanggea
DOI:
https://doi.org/10.63822/ynq1r325Keywords:
cek kesehatan gratis, deteksi dini, penyakit kronik, masyarakat desa, promotif preventifAbstract
Penyakit kronik seperti hipertensi, diabetes melitus, dan asam urat merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemukan di masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi faktor utama keterlambatan diagnosis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan cek kesehatan gratis sebagai upaya deteksi dini penyakit kronik pada masyarakat Desa Lapoa, Kecamatan Tinanggea. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan partisipatif melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan, observasi, wawancara, serta evaluasi hasil pemeriksaan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan cek kesehatan gratis mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatannya serta mendorong perilaku kontrol kesehatan secara rutin. Sebagian masyarakat yang mengikuti kegiatan diketahui memiliki indikasi awal penyakit kronik. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa cek kesehatan gratis efektif sebagai strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Downloads
References
Arikunto, S. (2016). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil kesehatan Indonesia tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
World Health Organization. (2021). Noncommunicable diseases country profiles 2021. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2022). Noncommunicable diseases.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syahrul Syahrul, Fitri Yanti, Prawara Aros Purnama, Rismayanti Fauziah, Asruni Asruni, Shezil Alfaridza Heryanto, Lilis Suriana, Reni Saddiah, Karaeng Nur Aprilia, Arnita Arnita, Friska Putri Bala, Suci Ramadani, Yulian Yulian, Bayina Difya M.Z, Nazarudin Nazarudin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




