Bazar Ramadhan Mahasiswa STIE Bima sebagai Model Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Authors

  • Feni Aryani Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi BIMA Author
  • Sri Ernawati Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi BIMA Author
  • Intisari Haryanti Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi BIMA Author
  • Ita Purnama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi BIMA Author
  • Ovriyadin Ovriyadin Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi BIMA Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/smsv4651

Keywords:

pengabdian kepada masyarakat, bazar Ramadhan, kewiraushaan mahasiswa STIE Bima

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan kontribusi nyata kampus dalam menjawab kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat.  Salah satu bentuk pengabdian yang relevan dengan momentum sosial-keagamaan adalah kegiatan Bazar Ramadhan. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 9 s.d 14 Maret 2026 dan dilaksanakan oleh mahasiswa STIE Bima dengan pendampingan dosen pengampu beberapa mata kuliah sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual dan penguatan fungsi sosial kampus dalam pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini melibatkan 141 kelompok mahasiswa yang masing-masing membawa dan memasarkan produk wirausaha. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan ruang pemasaran bagi produk mahasiswa dan masyarakat, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta memperkuat hubungan sosial antara kampus dan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-deskriptif melalui tahapan perencanaan, koordinasi, persiapan teknis, pelaksanaan, pendampingan, observasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi kegiatan, serta catatan reflektif selama bazar berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bazar Ramadhan menjadi ruang pemberdayaan ekonomi dan sosial yang efektif. Produk-produk yang ditampilkan memperoleh respons yang baik dari pengunjung, dan beberapa kelompok mahasiswa mampu mencapai hasil penjualan yang positif. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengelola usaha, berkomunikasi dengan konsumen, serta memahami dinamika pasar. Selain itu, kegiatan bazar memperlihatkan adanya sinergi yang baik antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam mendukung penguatan ekonomi lokal. Kegiatan ini dapat disimpulkan sebagai model pengabdian kepada masyarakat yang aplikatif, partisipatif, dan relevan dengan kebutuhan lokal. Bazar Ramadhan layak dikembangkan secara berkelanjutan dengan dukungan promosi digital, evaluasi terukur, dan perluasan kemitraan dengan UMKM serta pemerintah setempat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Issa, H.-E., Thai, M. T. T., & Saad, S. (2025). Empowering social entrepreneurial intentions through experiential learning and self-efficacy. The International Journal of Management Education, 23(1), Article 101154. https://doi.org/10.1016/j.ijme.2025.101154

Chang, F. Y. M., Alam, M. A., & Taylor, M. (2024). The mediating and moderating roles of entrepreneurship education in the perceived acquisition of entrepreneurial learning and knowledge. Journal of Innovation & Knowledge, 9(4), Article 100645. https://doi.org/10.1016/j.jik.2024.100645

Da Costa, S., Santos, S. C., Wach, D., & Caetano, A. (2023). Experiential learning in entrepreneurship education: A systematic literature review. The International Journal of Management Education, 21(1), Article 100742. https://doi.org/10.1016/j.ijme.2022.100742

Drucker, P. F. (1985). Innovation and entrepreneurship: Practice and principles. Harper & Row.

European Commission/EACEA/Eurydice. (2016). Entrepreneurship education at school in Europe: Eurydice report. Publications Office of the European Union.

Fayolle, A., Gailly, B., & Lassas-Clerc, N. (2006). Assessing the impact of entrepreneurship education programmes: A new methodology. Journal of European Industrial Training, 30(9), 701–720.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.

Lackéus, M. (2015). Entrepreneurship in education: What, why, when, how. OECD Publishing.

Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Alfabeta.

Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Santoro, G., Quaglia, R., Papa, A., & Del Giudice, M. (2025). Is it the time to reshape entrepreneurship education? State-of-the-art and further perspectives. International Entrepreneurship and Management Journal. https://doi.org/10.1007/s11365-025-01071

Zimmerer, T. W., Scarborough, N. M., & Wilson, D. (2008). Essentials of entrepreneurship and small business management (5th ed.). Pearson/Prentice Hall.

Published

2026-05-14

Issue

Section

Articles

How to Cite

Aryani, F., Ernawati, S. ., Haryanti, I. ., Purnama, I. ., & Ovriyadin, O. (2026). Bazar Ramadhan Mahasiswa STIE Bima sebagai Model Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 921-938. https://doi.org/10.63822/smsv4651