Pembuatan Produk Mie Daun Kelor Masyarakat di Desa Unnamed Road Bonggoeya, Kec. Wua-Wua, Kota Kendari, Sulawesi
DOI:
https://doi.org/10.63822/03w9nn56Keywords:
Mie, Daun Kelor, PkMAbstract
Di Indonesia, tanaman kelor dikenal sebagai tanaman pagar yang mana tanaman tersebut banyak ditemukan di tingkat rumah tangga. Oleh karena itu, tanaman kelor sangat mudah didapatkan namun pemanfaatan tanaman kaya zat gizi ini masih kurang. Berbagai olahannya, olahan tepung daun kelor memiliki kandungan gizi lebih dibandingkan dengan daun kelor segar. Jumlah kandungan nutrisi pada tepung daun kelor yaitu zat besi sebesar 60 mg/100 g, energi sebesar 358 kkal/100 g, kandungan protein 26,3%, kandungan karbohidrat 48,4% dan lemak sebesar 6,57% (Krisnadi, 2015: 26-30). Berbagai Produk olahan dari tepung daun kelor sudah banyak ditemukan, salah satunya adalah produk mie. Program Pelatihan dengan tema Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Produk Mie Daun Kelor Masyarakat Di Desa Unnamed Road Bonggoeya, Kec. Wua-Wua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini merupakan salah satu pembelajaran bagi mahasiswa untuk dapat turun langsung membantu dan memberikan pelatihan kepada masyarakat mengenai bagaimana cara memanfaatkan daun kelor menjadi produk yang bernilai ekonomis. Pemahaman masyarakat tentang pengolahan daun kelor masih terbatas karena mereka hanya melakukan perebusan untuk dikonsumsi, padahal banyak ide kreatif yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas gizi pangan. Contoh pengolahan daun kelor menjadi miemenjadi ide yang dapat dikembangkan oleh masyarakat, karena tidak membutuhkan biaya yang besar serta mudah dibuat di rumah masing-masing warga. Peserta kegiatan sangat senang karena kegiatan ini memberikan pemahaman dan referensi baru bagi masyarakat dalam pemanfaatan daun kelor.
Downloads
References
Angelina, C., Swasti, Y. R., & Pranata, F. S. (2021). PENINGKATAN NILAI GIZI PRODUK PANGAN DENGAN PENAMBAHAN BUBUK DAUN KELOR (Moringa oleifera): REVIEW. Jurnal Agroteknologi, 15(01), 79. https://doi.org/10.19184/j-agt.v15i01.22089
Asih, W. R., Kuswanto, K. R., & Widanti, Y. A. (2018). Penambahan Puree Daun Kelor (Moringa oleifera) dan Puree Pisang Ambon untuk Formula MPASI (Makanan Pendamping ASI). Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan, 3(1), 11.
Brilhante, R. S. N., Sales, J. A., Pereira, V. S., Castelo-Branco, D. De S. C. M., Cordeiro, R. De A., de Souza Sampaio, C. M., … Rocha, M. F. G. (2017). Research advances on the multiple uses of Moringa oleifera: A sustainable alternative for socially neglected population. Asian Pacific Journal of Tropical Meidina, 10(7), 621–630. https://doi.org/10.1016/j.apjtm.2017.07.002
Britany, M. N., & Sumarni, L. (2020). Pembuatan Teh Herbal Dari Daun Kelor Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Selama Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Limo. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1–6. Retrieved from http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat
Darna, A. R. P., M.L.M Timbuleng, E. M. L. M. T., Azzahroh, N., Khasanah, P. U., Arofah, G. E., & Kartikasari, M. N. D. (2019). PERI DALOR (Permen Jeli Daun Kelor) : Inovasi Permen Kaya Antioksidan Sebagai Solusi Kesehatan. SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Dan Seni Bagi Masyarakat), 8(1), 35–39. https://doi.org/10.20961/semar.v8i1.22062
Rahmi, Y., Wani, Y. A., Kusuma, T. S., Yuliani, S. C., Rafidah, G., & Azizah, T. A. (2019). Profil Mutu Gizi, Fisik, dan Organoleptik Mie Basah dengan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera). Indonesian Journal of Human Nutrition, 6(1), 10–21. https://doi.org/10.21776/ub.ijhn.2019.006.01.2
Wulandary Pane, H., Fitria Anwar, D., & Hasana Hsb, U. (2022). Penyuluhan Pemanfaatan Daun Kelor Untuk Makanan Pendamping Asi Untuk Mencegah Stunting Di Desa Sei Renggas Tahun 2022. Ejournal.Sisfokomtek.Org, 3(1), 207–210. Retrieved from http://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/312
Silalahi, M. (2020). Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) sebagai Bahan Obat Tradisional dan Bahan Pangan. Majalah Sainstekes, 7(2), 107–116. https://doi.org/10.33476/ms.v7i2.1703
Tjahjaningsih, Y. S., Sabila, S. M., Fitria, N. J. L., & Islamiah, N. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Pestisida Nabati Daun Kelor Untuk Pengendalian. JPkMN. 3(1), 156–162.
Waja, M., Dima, E., Baunsele, A., & Missa, H. (2021). Penguatan Ekonomi Masyarakat pada Masa Pandemi di Desa Tini Kota Atambua Kabupaten Belu Melalui Pembuatan Stik Daun Kelor. Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JIPkM), 1(2), 1–9.
Marhaeni, L. Sutji. (2021). Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Sumber Pangan Fungsional Dan Antioksidan Luluk. Agrisia, 13(2), 40–53.
Zakaria, Nursalim, Tamrin A. Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor terhadap Daya Terima dan Kadar Protein Mie Basah. Media Gizi Pangan. 2016; 21 (1): 73–8.
Nabila A, Marpaung C. Pembuatan Mie dengan Campuran Serbuk Daun Kelor (Moringa oliefera L.). [Skripsi]. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta; 2017.
Trisnawati M, Nisa F. Pengaruh Penambahan Konsentrat Protein Daun Kelor dan Karagenan terhadap Kualitas Mie Kering tersubstitusi Mocaf. J Pangan dan Agroindustri. 2015; 3 (1): 237–47.
Mutiara K T, Harijono, Estiasih T, Sriwahyuni E. Nutrient Content of Kelor (Moringa oleifera Lamk) Leaves Powder under Different Blanching Methods. Food PublicHealth. 2012; 2 (6): 293–300.
Aliya LS, Rahmi Y, Soeharto S. Mi “Mocafle” Peningkatan Kadar Gizi Mie Kering Berbasis Pangan Lokal Fungsional. Indones J Hum Nutr. 2016; 3 (1 Suplemen): 32–41.
Kim S-Y, Chung C-H. Quality Characteristics of Noodles Added with Moringa oleifera Leaf Powder. J East Asian Soc Diet Life. 2017; 27 (3): 321–31.
Kuniasih. (2017). Khasiat & dan manfaat daun kelor. Jakarta: PB Leone, A., Fiorillo, G., Criscuoli, F., Ravasenghu, S., Santagostini, L., Fico, G., Spadafranca, A., Battezzati, A., Schiraldi, A., Pozzi, F., di Lello, S., Filippini, S. and Bertoli, A. (2015). Nutritional characterization and phenolic profiling of Moringa oleifera leaves grown in Chad, Sahrawi Refugee Camps, and Haiti.
International Journal of Molecular Sciences 16: 18923-18937 Lestari, A. F., & Sari, I. P. (2019). Kelor (kelas entrepreneurship pemanfaatan daun kelor) sebagai upaya pemberdayaan untuk meningkatkan produktivitas ibu rumah tangga. Jurnal Kesmas Untika Luwuk: Public Health Journal, 9(2), 1429-1444.
Lutfia, F., (2012), Potensi Gizi Daun Kelor (Moringa oleifera) Nusa Tenggara Barat, Media Bina Ilmiah, 6 (2), 4250. Mahmood, K.T., Mugal, T., & Haq, I.U. (2010). Moringa oleifera: a natural gift-A review. J Pharm Sci Res 2(11): 775-781.
Munim, A., Alwi, M. K., & Syam, A. (2019). Pengaruh pemberian tepung daun kelor (moringa oleifera) terhadap penurunan glukosa darah pada penderita pradiabetes di wilayah kerja puskesmas samata kab. gowa. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 13(6), 605-611.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rizal Rizal, Abdullah Igo, BD, Muh. Ilham, Hasnawati Hasnawati, Murni Nia, Nurvianti Nurvianti, La Ode Muhammad Yamin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




