Sosialisasi Pencegahan Cyberbullying Berbasis Literasi Digital untuk Membentuk Perilaku Positif Siswa MTs Al-Mukhlashin Ambon
DOI:
https://doi.org/10.63822/hfk5a156Keywords:
Cyberbullying, Literasi Digital, Sosialisasi, RemajaAbstract
Dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi yang pesat membuat remaja awal semakin aktif menggunakan media sosial. Namun di sisi lain penggunaan media sosial juga menimbulkan masalah, antara lain cyberbullying. Siswa MTs Al-Mukhlashin Ambon termasuk generasi digital native yang masih dalam tahap perkembangan emosional yang belum stabil, sehingga rentan terhadap perilaku perundungan digital, baik sebagai pelaku maupun korban. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk (1) meningkatkan pemahaman siswa tentang apa itu cyberbullying dan bagaimana itu terjadi; (2) mendorong penggunaan media sosial secara bijak, etis dan bertanggungjawab; dan (3) menanamkan sikap empati dan perilaku positif dalam berinteraksi di dunia digital. Metode yang digunakan berupa sosialisasi eduaktif, diskusi interaktif, studi kasus dan kampanye pesan positif (Just Share Positifity). Peserta kegiatan adalah siswa kelas VIII MTs Al-Mukhlashin Ambon. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa semua peserta mampu mengidentifikasi jenis cyberbullying dan efeknya. Siswa juga lebih terlibat dalam diskusi dan tanya jawab serta berkomitmen untuk menerapkan prinsip "Just Share Positivity" dalam penggunaan media sosial sehari-hari. Terbukti bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini efektif sebagai upaya pencegahan cyberbullying sekaligus membangun budaya digital yang sehat di lingkungan Madrasah berdasarkan prinsip moral dan etika.
Downloads
References
Aini, N. (2018). Perilaku cyberbullying pada remaja dan kaitannya dengan kontrol diri dan komunikasi orang tua. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 11(2), 145–156. https://doi.org/10.24156/jikk.2018.11.2.145
Al-Qur’an Surah Al-Hujurat ayat 11–12.
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.
Fardiah, D., Rinawati, R., Darmawan, F., & Faridah, S. (2020). Peningkatan pemahaman remaja tentang bahaya cyberbullying melalui program literasi media digital. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(2), 112–120. https://doi.org/10.22146/jpkm.47218
Karyanti, & Aminudin. (2021). Cyberbullying dan harga diri remaja: Bimbingan dan konseling. Penerbit K-Media.
Kowalski, R. M., Giumetti, G. W., Schroeder, A. N., & Lattanner, M. R. (2014). Bullying in the digital age: A critical review and meta-analysis of cyberbullying research among youth. Psychological Bulletin, 140(4), 1073–1137. https://doi.org/10.1037/a0035618
Perloff, R. M. (2010). The dynamics of persuasion: Communication and attitudes in the 21st century (4th ed.). Routledge.
Pratiwi, N., & Pritanova, N. (2017). Pengaruh literasi digital terhadap psikologis anak dan remaja. Semantik, 6(1), 11–24. https://doi.org/10.22460/semantik.v6i1p11.250
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Simbolon, M. (2012). Perilaku bullying pada mahasiswa berasrama. Jurnal Psikologi, 39(2), 233–243. https://doi.org/10.22146/jpsi.6967.
UNICEF. (2023). Cyberbullying: What is it and how to stop it. UNICEF Indonesia
Willard, N. (2007). Cyberbullying and Cyberthreats. Illinois: Research Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Johana Nahuway, Mona Leonike Lanith, Ifa Humairoh Tawainella, Firdaus Hasan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




