Penerapan Prinsip K3 Domestik Melalui Deteksi Dini Melalui Penyakit Hipertensi dan Diabetes Militus
DOI:
https://doi.org/10.63822/q1ys7q54Keywords:
Deteksi, K3 Domestik, Keperawatan Komunitas, Masyarakat Urban, PTMAbstract
Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti Hipertensi dan Diabetes Melitus menjadi ancaman kesehatan serius bagi masyarakat urban dengan gaya hidup sedenter. Di wilayah RT 52 Sungai Pinang Dalam, ditemukan prevalensi Hipertensi (45%) dan Diabetes (30%) yang tinggi pada kelompok pekerja kantor yang memiliki keterbatasan waktu akses ke layanan kesehatan formal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian kesehatan melalui penerapan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Domestik. Solusi yang ditawarkan meliputi edukasi kesehatan interaktif dan skrining kesehatan digital (Difusi Iptek). Metode pelaksanaan mengikuti proses keperawatan komunitas sistematis yang meliputi pengkajian, implementasi skrining di lokasi, dan evaluasi selama dua bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi kesehatan yang signifikan, dengan kenaikan skor pengetahuan rata-rata dari 45 menjadi 85. Terbentuknya model "Pos Binaan K3 Domestik" memberikan akses pemeriksaan yang fleksibel bagi masyarakat pekerja. Kegiatan ini berhasil mendorong kemandirian komunitas dalam pemantauan kesehatan rutin.
Downloads
References
Aziz, A., dkk. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan kesehatan dan difusi teknologi tepat guna. Jurnal Pengabdian Masyarakat Keperawatan, 10(2), 45–52.
Hidayat, A., dkk. (2023). Tren penyakit tidak menular di kawasan urban Indonesia: Tantangan gaya hidup sedenter. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(1), 12–20.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Laporan nasional riset kesehatan dasar: Profil penyakit tidak menular pada usia produktif. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Kurniawan, R., dkk. (2023). Keberlanjutan program kesehatan berbasis masyarakat lokal melalui peran tokoh masyarakat. Jurnal Pengabdian Nusantara, 5(3), 110–118.
Mulyani, S., dkk. (2024). Metodologi skoring prioritas masalah dalam keperawatan komunitas urban. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 12(1), 33–41.
Prabowo, S., dkk. (2025). Deteksi dini PTM melalui literasi kesehatan digital bagi pekerja sektor formal. Jurnal Keperawatan dan Teknologi Kesehatan, 7(1), 88–96.
Purnomo, H., & Handayani, S. (2025). Efektivitas media audiovisual dalam edukasi kesehatan pada kelompok pekerja produktif. Jurnal Literasi Kesehatan Masyarakat, 9(2), 201–210.
Ramadhan, M., & Fitriani, L. (2022). Faktor risiko multifaktorial hipertensi pada karyawan kantor dengan mobilitas tinggi. Jurnal Epidemiologi Terapan, 4(2), 75–83.
Sari, D. P., & Wijaya, K. (2023). Fleksibilitas layanan kesehatan dan kemandirian skrining bagi masyarakat urban. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 14(3), 150–158.
Setiadi, A., dkk. (2023). Strategi preventif penyakit tidak menular berbasis komunitas: Pendekatan K3 domestik. Jurnal Keperawatan Global, 8(1), 15–25.
Wulandari, R., & Saputra, A. (2022). Penerapan proses keperawatan komunitas di kawasan pemukiman padat kota. Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan, 11(2), 90–98.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hesty Eka Ardianty, Kartika Setia Purdani, Septilia Nasfah, Azka Murwandi Kholid, Yasinta Eka Nur Utami, Astrid Suci Avilla, Dharma Desti, Nagiyatus Sholihah, Rahmah Dani, Hera Erwanda, Herlina Herlina, Rachma Octavianti, M. Bachtiar Safrudin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




