Langkah Promotif dan Preventif Stunting melalui Sosialisasi Gizi Seimbang dan MPASI di Dusun Sambiroto, Desa Nampu
DOI:
https://doi.org/10.63822/n7gy5p18Keywords:
Gizi Seimbang, MPASI, SosialisasiAbstract
Salah satu permasalahan gizi utama di Indonesia merupakan stunting. Stunting sendiri ditandai dengan tidak linearnya tinggi anak dengan usianya. Upaya pencegahan hal ini, bayi dan balita perlu mendapatkan gizi seimbang dan Makanan Pendamping ASI (MPASI) demi mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka. Program kerja Sosialisasi Gizi Seimbang dan MPASI dilakukan di Dusun Sambiroto, Desa Nampu untuk menunjang SDGs 3 Good Health and Well-Being. Tujuan program ini untuk mengedukasi para ibu akan pentingnya gizi seimbang dan MPASI, mencegah terjadinya stunting. Pelaksanaan program kerja melibatkan koordinasi ketua PKK Dusun Sambiroto dan memiliki mitra sasaran yang terdiri dari 14 orang ibu dengan balita yang mengalami stunting serta para ibu hamil di Dusun Sambiroto. Metode yang digunakan adalah pretest-posttest, penyampaian materi, sesi tanya jawab, serta diskusi bersama. Pretest 40% dijawab dengan benar sebelum penyampaian materi dan posttest 80% benar setelah penyampaian Hasil yang didapat adalah antusiasme peserta pada kegiatan, dibuktikan dengan peserta yang menghadiri lebih dari 50% dari total sasaran kegiatan, serta 3 orang penanya pada sesi tanya jawab. Hasil posttest menunjukkan kenaikan pengetahuan tentang stunting dan MPASI.
Downloads
References
Deviana Laurenzy Tadale. 2021. Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita Terkait Gizi Seimbang Balita Untuk Mencegah Stunting Melalui Penyuluhan. Poltekkes Kemenkes Palu: Community Empowerment. Volume 6 No 1
Hidayati, N. L. 2014. 1000 Hari Emas Pertama dari Persiapan Kehamilan Sampai Batita.
Yogyakarta: Ragha Publishing.
Kemenkes RI. (2022). Pilar Utama Dalam Prinsip Gizi Seimbang. Jakarta. Diakses pada 14 Juli 2022 Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan (kemkes.go.id)
Kuswanti, I., & Khairani Azzahra, S. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Pemenuhan Gizi Seimbang Dengan Perilaku Pencegahan Stunting Pada Balita. Jurnal Kebidanan Indonesia,13(1). https://doi.org/10.36419/jki.v13i1.560
Meta, H. 2020. Mommyclopedia. 78 Resep MPASI. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Mwene-Batu, P., Bisimwa, G., Baguma, M., Chabwine, J., Bapolisi, A., Chimanuka, C., Molima, C., Dramaix, M., Kashama, N., Macq, J., & Donnen, P. 2020. Long-term effect of severe acute malnutrition during childhood on adult cognitive, academic and behavioral development in African fragile countries: The Lwiro cohort study in Democratic Republic of the Congo. PLoS ONE, 15(12 December 2020), 1–15. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0244486.
Ngoma, D.N., Adu, A.A. and Dodo, D.O., 2019. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Gizi Kurang pada Balita di Kelurahan Oesapa Kota Kupang. Media Kesehatan Masyarakat, 1(2), pp.76-84.
Puspasari, N. and Andriani, M., 2017. Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dan asupan makan balita dengan status gizi balita (BB/U) usia 12-24 bulan. Amerta Nutrition, 1(4), pp.369-378.
Puspitasari, B. and Kartikasari, M., 2019. Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan status gizi balita umur 1-3 tahun (di Posyandu Jaan Desa Jaan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk). Jurnal Kebidanan, 5(2), pp.53-59.
Samsudrajat, A., & Jati, S. P. 2018. Kebijakan Penyelamatan 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) dan Penurunan Stunting di Kota Semarang. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.14710/jmki.6.1.2018.1-7.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Adi Nugrohoama, Suzana Suzana, Fikri Yoma Rosyidan, Cindy Dwi Pramesti, Rizcha Rachmawati, Wardatul Ilmi, Anisa Febriyanti Purwaningtyas, Nabila Ainur Rahma, Septiandini Dwi Santoso (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




