Dampak Sosialisasi Pelajar Bijak Digital terhadap Penguatan Civic Empathy Siswa di Lingkungan SMPN 10 Bandar Lampung
DOI:
https://doi.org/10.63822/d1cbe978Keywords:
Pelajar Bijak Digital, Civic Empathy, Media Sosial, Cyberbullying, Etika Digital, RemajaAbstract
Penelitian ini membahas dampak sosialisasi “Pelajar Bijak Digital” terhadap penguatan civic empathy siswa di SMP Negeri 10 Bandar Lampung. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja yang memicu menurunnya rasa empati, maraknya cyberbullying, komentar kasar, serta budaya flexing di ruang digital. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan oleh mahasiswa PPKn Universitas Lampung kepada siswa kelas VIII melalui metode penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, dokumentasi, dan analisis respons siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran siswa mengenai etika digital, pentingnya menjaga privasi, serta bahaya cyberbullying. Selain itu, kegiatan ini mampu menumbuhkan empati kolektif, refleksi diri, dan dorongan perubahan perilaku digital yang lebih bertanggung jawab. Antusiasme siswa selama kegiatan juga menunjukkan bahwa materi yang disampaikan relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka sebagai generasi digital. Dengan demikian, sosialisasi “Pelajar Bijak Digital” dinilai efektif dalam memperkuat civic empathy siswa dan membangun karakter digital yang lebih bijak, peduli, serta bertanggung jawab dalam penggunaan media sosial.
Downloads
References
Hasnur, H. (2024). , Representasi Umpan Balik Netizen Terhadap Perilaku Flexing Influencer di Media Sosial (Doctoral dissertation, IAIN ParePare).
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2026, April 22). Data Cyberbullying di Indonesia - Jumpa Pers Kantor Staf Presiden.
Kumala, Ayu Puput Budi, and Agustin Sukmawati. "Dampak cyberbullying pada remaja." Alauddin Scientific Journal of Nursing 1.1 (2020): 55-65.
Noveliza, F. (2023). Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perilaku Empati Anak Di Kenagarian Salimpek (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA BARAT).
Rifauddin, M. (2016). Fenomena cyberbullying pada remaja. Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Khizanah Al-Hikmah, 4(1), 35-44.
Sabella, P. (2024). Fenomena hate speech pada media sosial terhadap psikologi remaja di Desa Perkebunan Aek Nagaga Kecamatan Rahuning Kabupaten Asahan (Doctoral dissertation, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan).
Shovmayanti, N. A. (2024). Generasi digital: Mengasah keterampilan komunikasi di era teknologi. Mega Press Nusantara.
Uyun, K. (2025). Analisis Flexing di Media Sosial: Citra, Konsumsi, dan Hubungan Sosial Gen Z. Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial, 9(2), 30-38.
Twenge, J. M., & Campbell, W. K. (2018). Associations between screen time and lower psychological well-being among children and adolescents: Evidence from a population-based study. Preventive Medicine Reports, 12, 271–283.
Jones, L. M., & Mitchell, K. J. (2016). Defining and measuring youth digital citizenship. New Media & Society, 18(9), 2063
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Rizky Al-Farizi, Desta Prianti, Anita Yunida Fikri, Martika Suci Ristyawati, Ziya Ibnu Wafi, Reni Mulia Septia, Anung Mabilla, Rizki Septia Pratiwi, Aftesia Labira Lauli, Diva Aziza Mardiya, Laila Fatia Maharani, Neneng Saputri, Abdul Halim (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




