Pemetaan Potensi Wilayah Berbasis SWOT sebagai Fondasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima

Authors

  • Hanifah Muthiah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima Author
  • Sri Ernawati Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima Author
  • Firmansyah Kusumayadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima Author
  • Amirulmukminin Amirulmukminin Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima Author
  • Nur Khusnul Hamidah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima Author
  • Feni Aryani Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/p75vsn36

Keywords:

SWOT, PKM, Pemetaan

Abstract

Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, merupakan desa yang menyandang predikat Desa Wisata Andalan dan Strategis dengan beragam potensi sumber daya yang belum teroptimalkan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan memetakan secara komprehensif potensi wilayah Desa Samili menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) sebagai landasan perancangan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang tepat sasaran. Metode yang digunakan adalah participatory action research dengan kombinasi observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap 24 informan kunci, serta analisis data sekunder dari dokumen resmi desa. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa desa ini memiliki empat dusun utama—Cako, Santula, Sakala, dan Rasabou—dengan populasi 2.695 jiwa dan 699 kepala keluarga. Kekuatan utama meliputi lahan pertanian produktif, kawasan hijau Doro Nepi, Pasar Tradisional Ama Mbancai, serta modal sosial gotong royong yang tinggi. Kelemahan yang teridentifikasi berupa keterbatasan kapasitas SDM, minimnya infrastruktur pascapanen, dan rendahnya aksesibilitas permodalan UMKM. Peluang terbesar terletak pada program hilirisasi unggas nasional di Kecamatan Woha, pengembangan ekowisata, dan digitalisasi pemasaran produk lokal. Ancaman utama berupa perubahan iklim, urbanisasi usia produktif, dan fluktuasi harga komoditas. Berdasarkan matriks SWOT, direkomendasikan lima klaster program PKM strategis yang mencakup agribisnis terpadu, pemberdayaan UMKM berbasis digital, pengembangan ekowisata komunitas, penguatan kelembagaan Bumdes, dan penyuluhan kesehatan holistik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kemmis, S., & McTaggart, R. (2008). The action research planner: Doing participatory action research. Springer Science & Business Media.

Pemerintah Desa Samili. (2025). Profil kependudukan dan statistik Desa Samili tahun 2025. Pemerintah Desa Samili.

Rangkuti, F. (2017). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Gramedia Pustaka Utama.

Suara Bima. (2026). Penjajakan kerja sama hilirisasi peternakan unggas di Kabupaten Bima.

Suharto, E. (2014). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59-68.

Nuryanti, W. (1993). Concept, perspective and challenges. Dalam Report of the International Conference on Cultural Tourism. Gadjah Mada University Press.

Payne, M. (2014). Modern social work theory (4th ed.). Palgrave Macmillan.

Saragih, B. (2010). Agribisnis: Paradigma baru pembangunan ekonomi berbasis pertanian. IPB Press

Published

2026-06-07

Issue

Section

Articles

How to Cite

Muthiah, H., Ernawati , S., Kusumayadi, F., Amirulmukminin, A., Hamidah, N. K. ., & Aryani, F. . (2026). Pemetaan Potensi Wilayah Berbasis SWOT sebagai Fondasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 1267-1274. https://doi.org/10.63822/p75vsn36