Intervensi Character Building untuk Meningkatkan Disiplin dan Inisiatif Pengurus BEM Psikologi UMK
DOI:
https://doi.org/10.63822/h5e1cb04Keywords:
Character building, Disiplin, InisiatifAbstract
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Psikologi Universitas Muria Kudus menghadapi berbagai tantangan organisasi seperti rendahnya inisiatif anggota, disiplin komunikasi digital yang kurang, serta kebiasaan terlambat saat rapat yang mempengaruhi efektivitas kerja organisasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan karakter pengurus melalui program character building yang menekankan pada penguatan disiplin dan inisiatif. Metode yang digunakan yaitu Experiential Learning yang dipadukan dengan pendekatan Group Dynamics melalui simulasi krisis organisasi, diskusi kelompok, refleksi terstruktur, dan penyusunan komitmen bersama. Peserta kegiatan terdiri dari 9 pengurus BEM Psikologi UMK yang berasal dari berbagai divisi. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi aktif peserta dalam diskusi, kemampuan memberikan solusi terhadap masalah organisasi, serta munculnya perilaku proaktif dalam menyampaikan pendapat tanpa menunggu intruksi. Selain itu, dibentuk komitmen organisasi berupa aturan kedisiplinan komunikasi digital serta toleransi keterlambatan rapat maksimal 10 menit. Program character building terbukti efektif dalam memberikan penguatan perilaku disiplin dan inisiatif pengurus BEM Psikologi UMK sebagai upaya membangun budaya organisasi yang lebih bertanggung jawab dan efisien.
Downloads
References
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (1985). Intrinsic motivation and self-determination in human behavior. Plenum Press. https://doi.org/10.1007/978-1-4899-2271-7
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01
Frese, M., & Fay, D. (2001). Personal initiative: An active performance concept for work in the 21st century. Research in Organizational Behavior, 23, 133–187. https://doi.org/10.1016/S0191-3085(01)23005-6
Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., Donnelly, J. H., & Konopaske, R. (2012). Organizations: Behavior, structure, processes (14th ed.). McGraw-Hill Irwin.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Maela, E., Purnamasari, V., Purnamasari, I., & Khuluqul, S. (2023). Metode pembiasaan baik untuk meningkatkan karakter disiplin peserta didik siswa sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2), 931–937.
Tuckman, B. W. (1965). Developmental sequence in small groups. Psychological Bulletin, 63(6), 384–399. https://doi.org/10.1037/h0022100
Wulandari, A. P. J. (2010). Apakah personal initiative mahasiswa dapat dikembangkan dengan mata kuliah character building? Humaniora, 1(1), 61–69.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kayla Rafa Tazkiya Rahmat, Hibatun Nabilah, Felisa Juniar Ayu Ardani, Shella Amalya Putri Cahyaningtyas (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




