Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengolahan Sampah Berkelanjutan di Desa Pangkal Jaya, Kecamatan Nanggung

Authors

  • Bahrul Falah Universitas Muhammadiyah Jakarta Author
  • Amr Al Usaidi Universitas Muhammadiyah Jakarta Author
  • Meisanti Meisanti Universitas Muhammadiyah Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/4t09m738

Keywords:

pemberdayaan masyarakat, pengelolaan sampah, kompos, pupuk organik, pertanian berkelanjutan

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah masyarakat di Desa Pangkal Jaya, Kecamatan Nanggung ditandai dengan tidak adanya praktik pemilahan sampah dan tingginya ketergantungan terhadap pupuk kimia dalam kegiatan pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan serta pembuatan pupuk organik. Program dilaksanakan melalui empat tahapan terintegrasi yaitu sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Peserta terdiri dari ibu rumah tangga dan petani sebagai kelompok sasaran utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi efektif meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya pemilahan sampah yang diukur melalui pre-test dan post-test. Pelatihan pembuatan kompos dan pupuk organik memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat. Pendampingan selama kurang lebih satu hingga dua bulan memastikan keberlanjutan praktik yang telah dipelajari. Hasil evaluasi menunjukkan perubahan perilaku positif dalam pengelolaan sampah dan penurunan bertahap penggunaan pupuk kimia oleh petani peserta. Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat secara kolaboratif melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan dapat menciptakan perubahan perilaku lingkungan yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, R., & Rahayu, S. (2018). Efektivitas metode sosialisasi interaktif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah rumah tangga. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(2), 88–96.

Hadisuwito, S. (2012). Membuat pupuk organik cair. AgroMedia Pustaka.

Ife, J., & Tesoriero, F. (2008). Community development: Alternatif pengembangan masyarakat di era globalisasi (Sastrawan Manullang, Nurul Yakin, & M. Nursyahid, Penerjemah). Pustaka Pelajar.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Laporan kinerja pengelolaan sampah Indonesia tahun 2020. KLHK.

Murbandono, L. (2019). Membuat kompos (Edisi revisi). Penebar Swadaya.

Simanungkalit, R. D. M., Suriadikarta, D. A., Saraswati, R., Setyorini, D., & Hartatik, W. (2019). Pupuk organik dan pupuk hayati. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian.

Suharto, E. (2014). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (Edisi ke-4). Refika Aditama.

Sutanto, R. (2020). Pertanian organik: Menuju pertanian alternatif dan berkelanjutan. Kanisius.

Published

2026-06-23

Issue

Section

Articles

How to Cite

Falah, B. ., Al Usaidi, A. ., & Meisanti, M. (2026). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengolahan Sampah Berkelanjutan di Desa Pangkal Jaya, Kecamatan Nanggung. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 1622-1627. https://doi.org/10.63822/4t09m738