Analisis Potensi dan Pengembangan Usaha Bakso Ikan Tuna di Kelurahan Kolo, Kota Bima
DOI:
https://doi.org/10.63822/xxazyt70Keywords:
bakso ikan tuna, pengolahan ikan, UMKM, ekonomi masyarakat, Kelurahan Kolo.Abstract
Kelurahan Kolo merupakan salah satu wilayah pesisir di Kecamatan Asakota, Kota Bima yang memiliki potensi perikanan tuna yang melimpah. Potensi tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat melalui pengolahan ikan tuna menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, salah satunya bakso ikan tuna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengolahan bakso ikan tuna, mengidentifikasi keunggulan produk, serta menganalisis potensi dan pengembangan usaha bakso ikan tuna di Kelurahan Kolo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan bakso ikan tuna dilakukan melalui tahapan pemilihan bahan baku, pembersihan, penggilingan, pencampuran bumbu, pembentukan adonan, dan perebusan hingga matang. Bakso ikan tuna memiliki keunggulan berupa kandungan protein yang tinggi, rendah lemak, serta cita rasa yang khas. Selain itu, usaha pengolahan bakso ikan tuna memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui peningkatan nilai jual ikan tuna dan penciptaan peluang usaha. Dengan demikian, bakso ikan tuna berpotensi menjadi produk unggulan daerah yang dapat mendukung pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Perikanan Indonesia 2024. Jakarta: BPS.
FAO. (2022). The State of World Fisheries and Aquaculture 2022. Rome: Food and Agriculture Organization.
Junianto, J., Nurerlindajava, V., Zaidan, K. A. A., & Pranata, G. A. (2024). Tingkat kesukaan bakso ikan dari berbagai bahan baku ikan pelagis besar. Jurnal Perikanan Pantura, 7(2), 580– 589.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2022). Potensi Perikanan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2023). Laporan Kinerja Sektor Perikanan Tangkap. Jakarta: KKP RI.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2021). Marketing Management. Harlow: Pearson Education.
Nugroho, A., & Putri, R. (2021). Pengolahan produk diversifikasi ikan untuk UMKM pesisir. Jurnal Teknologi Pangan, 15(2), 45–53.
Pratiwi, V. A., Taufik, M. H., Somantri, F. B., Fauzi, N., & Hakim, A. S. (2025). Analisis pengendalian kualitas produk bakso ikan tuna. KENDALI: Economics and Social Humanities, 3(3), 131–139.
Sari, N. L. D. P., Ekayani, I. A. P. H., & Masdarini, L. (2024). Uji mutu hedonik bakso ikan dengan penambahan rumput laut. Jurnal Kuliner, 5(2).
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sukmawati, S., Rosalina, F., Ponisri, P., Sulfiana, S., Murtiningrum, M., Mangallo, B., Leba, H.
W. W., Darma, D., Awariti, M. H., Latief, N. A. M., & Rumkowas, S. (2025). Diversifikasi produk bakso ikan tuna: Inovasi pengolahan hasil perikanan untuk pemberdayaan masyarakat pesisir. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 1202–1211.
Taan, H., Ardiansyah, A., Rasjid, H., Rahmatia, R., & Wiroto, D. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan bakso ikan tuna. GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(3), 808–821.
Wibowo, S., & Rahmawati, D. (2023). Analisis nilai tambah produk olahan ikan di Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan, 18(1), 25–34.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Citra Damayanti, Muhammad Rizki Ramadhan , Septian M Aryadin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




