Pelatihan Design Thinking untuk Pengembangan Kurikulum TPQ di Masjid Al-Basith
DOI:
https://doi.org/10.63822/qprbea17Keywords:
Pengabdian kepada Masyarakat, Design Thinking, Pengembangan KurikulumAbstract
Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) sebagai lembaga pendidikan Islam nonformal memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan literasi keagamaan anak. Namun, banyak TPQ masih menghadapi berbagai tantangan, seperti belum tersusunnya kurikulum yang sistematis, penerapan metode pembelajaran yang masih berpusat pada pengajar, serta keterbatasan kapasitas pedagogik dalam merancang pengalaman belajar yang menarik dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ustadz dan ustadzah TPQ Al-Basith Bandung melalui pengembangan kurikulum berbasis Design Thinking. Program ini berfokus pada penguatan kompetensi pendidik dalam menyusun kurikulum dan merancang pembelajaran yang inovatif serta berpusat pada kebutuhan peserta didik. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui empat tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan Design Thinking, pendampingan penyusunan kurikulum, serta evaluasi dan refleksi. Dalam pelatihan, peserta diperkenalkan pada tahapan Design Thinking yang meliputi empathize, define, ideate, prototype, dan test, kemudian didampingi dalam menyusun rencana pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik santri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, meningkatnya kemampuan dalam menyusun aktivitas pembelajaran yang sistematis dan kontekstual, serta tersusunnya dokumen kurikulum TPQ yang lebih terstruktur. Selain itu, proses pendampingan mendorong terbentuknya budaya kolaborasi dan refleksi di antara para ustadz dan ustadzah. Dengan demikian, pengembangan kurikulum berbasis Design Thinking terbukti mampu meningkatkan kompetensi pedagogik pendidik sekaligus mendukung terciptanya pembelajaran Al-Qur'an yang lebih inovatif, adaptif, dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan Islam nonformal.
Downloads
References
Jha, A. (2025). Design Thinking as a Pedagogical Framework: Impact on Student Creativity and Problem-Solving. International Journal of Research–GRANTHAALAYAH.
Yulianto, S. F., et al. (2025). Transformative Islamic Education in the Perspective of Prophetic Social Science. Edudeena: Journal of Islamic Education.
Adiyono, A., et al. (2025). AI-Driven Empowerment in Muslim Communities. Dinamika Ilmu.
Pratama, Exploring Non-formal Islamic Education: Research Trends, Challenges and Future Directions. (2025). Research Journal in Advanced Humanities.
Awaliyah, Students' Social Character in Islamic Education and Character Education Through a Holistic Approach. (2025). Journal of Islamic Religious Education Research.
Wrigley, C., & Straker, K. (2022). Design Thinking Pedagogy. Routledge.
Mohmad, Design Thinking in Education: Implications for Curriculum Development, Classroom Transaction and Learner-Centered Transformation. (2025).
Shui, Merging Educational Psychology with Islamic Educational Perspectives. (2025). International Journal of Research and Innovation in Social Science.
Varanasi, Making Design Practices Visible to Young Learners. (2023).
Yang, XR-Ed Framework: Designing Instruction-driven and Learner-centered Extended Reality Systems for Education. (2020).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yulia Nur Hasanah, Mesayu Ana Hanifah Yahsallah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




