PKM Aksi Membangun Kerjasama Antar Etnis dan Agama Berbeda di Kelurahan Lapulu Kota Kendari untuk Menguatkan Solidaritas dan Toleransi Bersama

Authors

  • Laxmi Laxmi Universitas Halu Oleo Kendari Author
  • La Ode Aris Universitas Halu Oleo Kendari Author
  • I Subandrio Universitas Halu Oleo Kendari Author
  • Sarlan Adi Jaya Universitas Halu Oleo Kendari Author
  • Hasniah Hasniah Universitas Halu Oleo Kendari Author
  • Juhanti Liku Universitas Halu Oleo Kendari Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/3bd08m83

Keywords:

Aksi, Membangun, Kerja Sama, Etnis, Agama.

Abstract

Kelurahan Lapulu Kota Kendari merupakan salah satu wilayah multietnis yang dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang sosial, budaya dan agama yang berbeda, termasuk masyarakat Toraja dan Bugis, Islam dan Kristen. Kehidupan masyarakat yang beragam itu menuntut adanya hubungan sosial yang harmonis agar tercipta kerja sama sosial, sikap toleransi dan aksi solidaritas dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan aksi membangun kerja sama antar etnis dan agama berbeda untuk menguatkan sikap kerjasama, solidaritas dan toleransi. PKM ini dilaksanakan karena berdasarkan hasil penelitian sebelumnya telah terjadi penguatan sosial budaya dan keagamaan pada masyarakat di Kelurahan Lapulu. Metode pelaksanaan kegiatan PKM dilakukan melalui kegiatan aksi bekerjasama dalam aktivitas sosial di masyarakat, aksi solidaritas dan sikap toleransi pada kegiatan ibadah antar etnis dan keagamaan. Hasil kegiatan PKM menunjukkan bahwa dengan adanya pelaksanaan aksi bekerjasama dalam bentuk kerjabakti mingguan dan sikap solidaritas serta toleransi pada pelaksanaan ibadah keagamaan, silaturahmi antar agama berbeda dalam perayaan hari besar keagamaan telah mampu menciptakan hubungan sosial dengan sikap toleransi yang lebih harmonis dan memperkuat kerja sama di lingkungan masyarakat. Kegiatan PKM ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya toleransi, kerja sama sosial, solidaritas dan menguatkan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat multietnis dan keagamaan di Kelurahan Lapulu Kota Kendari.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardyansyah Basri, & Basri, L. O. A. (2024). Interaksi sosial orang Bugis dengan orang Tolaki di Desa Sawah, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan: 1973–2018. Sorume Journal, 2(1), 34–47.

Barth, F. (1998). Ethnic groups and boundaries: The social organization of culture difference. Waveland Press.

Haq, M. (2020). Islam dan adat dalam tradisi perkawinan masyarakat suku Bugis. Jurnal Al-Qalam, 26(1), 45–59. https://doi.org/10.31969/alq.v26i1.706⁠

Hastuti, A., & Torro, R. (2023). Relasi etnisitas dan integrasi sosial: Studi suku Bugis dan suku Jawa di Bone. Jurnal Sosiologi Budaya, 10(2), 55–72.

Izma, I., Hasan, H. R., Novarita, A., & Nurvita, N. (2025). Adaptasi sosial budaya masyarakat etnis Bugis di Desa Bahomakmur. Jurnal PIPSI, 10(3), 323–334. http://dx.doi.org/10.26737/jpipsi.v10i3.7008⁠

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.

Mekuo, A., Djohan, M., Mangkeso, L., & Djuharta. (1998). Interaksi sosial antara masyarakat pendatang dengan masyarakat Tolaki di Sulawesi Tenggara. Kemendikbud.

Muhammad Nur Kholish, & Rahman, L. (2025). Harmoni antar umat beragama: Studi kasus Kampung Merbabu Asih, Kota Cirebon. Diksima, 2(2), 1–17. https://doi.org/10.47134/diksima.v2i2.183⁠

Nining Angriani, & La Ode Basri. (2023). Interaksi sosial suku Bugis dengan Moronene di Desa Matabundu, Kabupaten Bombana. Jurnal Sejarah Lokal, 5(1), 33–51.

Nurhidayah. (2024). Adaptasi sosial budaya masyarakat etnis Bugis di Desa Bohamakmur. Jurnal Antropologi Indonesia, 12(2), 78–91.

Parsudi Suparlan. (2005). Suku bangsa dan hubungan antar suku bangsa. YPKIK Press.

Pratama, A., Duha, A., Sinaga, M. A., Sembiring, Y. P., & Delita, F. (2024). Strategi interaksi sosial dalam membangun harmoni antar etnis. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 8(1), 23–39. https://doi.org/10.38043/jids.v6i1.5021⁠

Riyadi, A. (2024). Harmoni beragama: Model dakwah multikultural untuk membangun perdamaian di Nusantara. Mawaizh, 15(1), 1–25. https://doi.org/10.32923/maw.v15i1.4321⁠

Soekanto, S. (2017). Sosiologi suatu pengantar. Rajawali Pers.

Yusria, W., Karsadi, & Idrus, M. (2021). Interaksi sosial masyarakat multi etnik di Desa Langgea, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan. Selami IPS, 14(2), 9–20.

Published

2026-07-06

How to Cite

Laxmi, L., Aris, L. O. ., Subandrio, . I. ., Jaya, S. A. ., Hasniah, H., & Liku, J. . . (2026). PKM Aksi Membangun Kerjasama Antar Etnis dan Agama Berbeda di Kelurahan Lapulu Kota Kendari untuk Menguatkan Solidaritas dan Toleransi Bersama. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 1911-1922. https://doi.org/10.63822/3bd08m83