Sosialisasi Informasi HIV/AIDS dan Pencegahan Penularan pada Masyarakat

Authors

  • Sabarudin Sabarudin Universitas Halu Oleo Author
  • Asma Asma Universitas Halu Oleo Author
  • Syafira Ummu Universitas Halu Oleo Author
  • Cahyani Atmaulina Universitas Halu Oleo Author
  • Imel Fitrianti Universitas Halu Oleo Author
  • Nurfifi Ariani Universitas Halu Oleo Author
  • Zahra Mushayani Universitas Halu Oleo Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/y9e52j10

Keywords:

Pencegahan HIV/AIDS, Edukasi Kesehatan, Pengetahuan Masyarakat, Sulawesi Tenggara

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan salah satu jenis retrovirus yang memiliki selubung dan terdiri atas dua salinan genom RNA untai tunggal. Virus ini menargetkan sel-sel yang mengekspresikan protein CD4, termasuk limfosit T, monosit, makrofag, sel dendritik, sel Langerhans, dan sel mikroglia, yang pada akhirnya memicu kematian sel-sel tersebut serta menyebabkan penurunan imunitas yang signifikan pada individu yang terinfeksi. Kasus HIV/AIDS di Sulawesi Tenggara mencapai 123 kasus pada Januari–Maret 2026. Tingginya angka ini salah satunya dipicu oleh rendahnya pengetahuan masyarakat serta minimnya edukasi mengenai cara penularan, pencegahan, dan kesehatan reproduksi. Sebagai upaya preventif, dilakukan kegiatan edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan HIV/AIDS yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya, cara penularan, dan pencegahannya. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan jadwal dan tempat, penyusunan materi presentasi, pembukaan oleh mahasiswa Apoteker, serta penyampaian materi secara langsung menggunakan metode ceramah interaktif dan diskusi tanya jawab. Selain itu, masyarakat diberikan pelatihan memverifikasi informasi kesehatan melalui situs resmi serta dibagikan leaflet edukasi untuk menekan stigma terhadap ODHA. Sebelum dilakukan edukasi, tingkat pengetahuan masyarakat mengenai HIV/AIDS, penularan, dan perilaku berisiko tergolong masih rendah. Namun, setelah intervensi edukasi diberikan, terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan yang terlihat dari keaktifan peserta saat sesi tanya jawab dan diskusi. Kegiatan edukasi ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai HIV/AIDS, sehingga diharapkan dapat mendorong perilaku hidup sehat dan menekan laju penyebaran virus di lingkungan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apriani, C., Anasari, W., & Mayurni F, M. (2023). Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Anggota Masyarakat Terhadap Infeksi Penyakit Hiv/Aids di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2022. Jurnal Penelitian Sains Dan Kesehatan Avicenna, 2(2), 28–36.

Hasanah, A., Arieyanto, M., Agustin, W., Putra Hananto, R. A., & Arieyanto, M. (2025). Sosialisasi Waspada dan Pencegahan HIV/AIDS Bagi Para Remaja. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 303–312.

Herlinda, F., Diniarti, F., & Darmawansyah, D. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian HIV/AIDS Di Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Tahun 2022. Jurnal Vokasi Kesehatan, 2(1), 13–22.

La Patilaiya, H., Aja, N., Tuharea, R., Sumaryati, & Djafar, M. A. H. (2021). Pengabdian Masyarakat Melalui Kegiatan Penyuluhan Tentang Hiv/Aids Di Desa Togeme Kecamatan Oba Tengah Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 226–230.

Lestari, S., Hasnia, Utami, A. S., Handayani, E. P., Widia, H., & Sembiring, P. L. N. B. (2025). Sosialisasi Penularan Hiv/Aids Pada Remaja Di Smk Ypkp Sentani. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 8(7), 3224–3231.

Salbila, I., & Usiono, U. (2023). Strategi Pencegahan Hiv & Aids : Langkah-Langkah Efektif Untuk Masyarakat. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 5630–5639.

Sinaga, H. A. F. (2025). HIV / AIDS. Medical Laboratory Journal Volume., 3(2), 45–52.

Published

2026-07-08

How to Cite

Sabarudin, S., Asma, A., Ummu, S., Atmaulina, C. ., Fitrianti, I. ., Ariani, N. ., & Mushayani, Z. . (2026). Sosialisasi Informasi HIV/AIDS dan Pencegahan Penularan pada Masyarakat. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 1953-1962. https://doi.org/10.63822/y9e52j10