AgriVision AI: Sistem Deteksi Dini Penyakit Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Menggunakan Deep Learning Berbasis Smartphone

Authors

  • Akhiruddin Pulungan Universitas Graha Nusantara Author
  • Surya Handayani Universitas Graha Nusantara Author
  • Muhammad Noor Hasan Siregar Universitas Graha Nusantara Author
  • Siti Hardianti Wahyuni Universitas Graha Nusantara Author
  • Meiliana Friska Universitas Graha Nusantara Author
  • Jumaria Nasution Universitas Graha Nusantara Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/23zy5a46

Keywords:

Deep Learning Convolutional Neural NetworkDeteksi Penyakit Tanaman, Kedelai, Smartphone.;

Abstract

Produktivitas tanaman kedelai (Glycine max L.) di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya adalah serangan penyakit daun yang dapat menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan. Identifikasi penyakit yang masih dilakukan secara manual sering kali memerlukan waktu, bergantung pada pengalaman petani, dan berpotensi menghasilkan diagnosis yang kurang akurat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan AgriVision AI, sebuah sistem deteksi dini penyakit tanaman kedelai berbasis smartphone yang memanfaatkan teknologi Deep Learning dengan algoritma Convolutional Neural Network (CNN). Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang meliputi tahap analisis kebutuhan, pengumpulan data, perancangan sistem, implementasi model, pengujian, dan evaluasi. Dataset yang digunakan terdiri atas citra daun kedelai sehat, karat daun, bercak daun, dan hawar daun yang diperoleh dari sumber publik dan citra lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN mampu melakukan klasifikasi penyakit dengan tingkat kinerja yang sangat baik, ditunjukkan oleh nilai accuracy sebesar 94,8%, precision 93,6%, recall 94,1%, dan F1-score 93,8%. Analisis confusion matrix memperlihatkan bahwa sebagian besar citra berhasil diklasifikasikan dengan benar pada setiap kelas dengan tingkat kesalahan yang relatif rendah. Integrasi model ke dalam aplikasi smartphone memungkinkan proses identifikasi penyakit dilakukan secara cepat, praktis, dan real-time. Sistem ini juga menyediakan informasi gejala serta rekomendasi pengendalian penyakit sehingga dapat membantu petani dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, AgriVision AI berpotensi mendukung penerapan smart farming dan meningkatkan efektivitas pengelolaan kesehatan tanaman kedelai.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Deon, D. S. (n.d.). Telaah Lapang Budidaya Paprika (Capsicum Annuum L.) Hidroponik Di Cv Tunas Agro Madani Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Bogor.

Djuwadi, G., Riswari, R. M., & Trisnanto, P. Y. (2026). Model Pengabdian Masyarakat Penerapan Face & Stress Analysis Serta Rekam Suara Darurat Pada Platform Smart-Jkn Pro Untuk Keselamatan Pasien. 2(4).

Edilia, F. N., Harahap, L. S., Utami, A., & Simbolon, Z. N. (2026). Analisis Algoritma Convolutional Neural Network ( CNN ) untuk Pengenalan Pola Tangan Berdasarkan Citra Garis Telapak Tangan. 3(1), 1–7.

Harahap, L. M., Pakpahan, T. G., Wijaya, R. A., & Nasution, A. Z. (2024). Dampak transformasi digital pada agribisnis: Tantangan dan peluang bagi petani di Indonesia. Botani: Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis, 1(2), 99-108.

Hidayah, T., Amanda, P. E., A, A. D., & Bahtiar, M. Y. (2026). Peran Sektor Pertanian dalam Meningkatkan Kemajuan Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Kabupaten Lampung Barat. 5(April), 2–7.

Ibrohim, M., Ardiyansyah, F., & Rudyarta, R. (2025). Strategi Indonesia dalam Menekan Ketergantungan Impor Gandum dan Kedelai (2010–2023): Perspektif Ketahanan Ekonomi Nasional. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(2), 2410-2420.

Nabiha, F. H., Octaviani, F. T., Ardhini, P., & Hidayati, R. (2026). Peran Sektor Pertanian Dalam Ketahanan Pangan Dan Perekonomian Nasional. 946–961.

Ningsi, P. S. (2025). Peran Smart Farming, Iot, Dan Pertanian Presisi Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan. Journal of Multidiciplinary, 1(1), 22-36.

Nurqoim, M., Sarjan, M., Haryanto, H., Stella, R., & Thei, P. (2026). Populasi dan Intensitas Serangan Hama Kutu Daun ( Aphis Gossypii ) dan Gejala Penyakit Virus yang Ditimbulkan pada Beberapa Varietas Tanaman Kentang. 2(1).

Pratama, A. S., Sari, S. M., Hj, M. F., Badwi, M., & Anshori, M. I. (2023). Pengaruh Artificial Intelligence, Big data dan otomatisasi terhadap kinerja SDM di Era digital. Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen, 2(4), 108-123.

Sa, M. L., & Huda, L. N. (2026). Deteksi Penyakit pada Tanaman Cabai Menggunakan Teknologi Pengolahan Citra dan Machine Learning. xx(xx).

Sakha, S. N., Rini, I., Ari, D., & Meidiana, C. (2025). Proses Produksi Tahu Di Sentra Industri Tahu Tegal Pasangan, Kabupaten Malang. 02(01), 7–12.

Sinaga, S. J., Gultom, S., Manurung, R., & Togatorop, P. D. (2025). Implementasi Deep Learning Berbasis Recurrent Neural Network ( Rnn ) Untuk Memprediksi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa. 5, 182–193.

Siregar, R. (2025). Geo-Expert Plant : Sistem Pakar Adaptif Berbasis Geolokasi untuk Diagnosa Penyakit Tanaman Tropis di Indonesia. 13(1).

Yamin, M., Puspitasari, I., & Qadri, S. N. (2025). Edukasi Dampak Serangan Penyakit Pada Tanaman Hortikultura Di Desa Helumo Kecamatan Suwawa Provinsi Gorontalo. 6, 858–865.

Published

2026-07-08

How to Cite

Pulungan, A., Handayani, S. ., Hasan Siregar, M. N. ., Wahyuni, S. H. ., Friska, M. ., & Nasution, J. . (2026). AgriVision AI: Sistem Deteksi Dini Penyakit Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Menggunakan Deep Learning Berbasis Smartphone. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 1963-1970. https://doi.org/10.63822/23zy5a46