Dinamika Sosial Nyai Pribumi Jawa Abad XX
DOI:
https://doi.org/10.63822/3tafqk52Keywords:
Dinamika, Nyai, JawaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui dinamika kehidupa nyai pada masa kolonial, dan (2) Mengetahui transformasi modernisasi wanita di Jawa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Sejarah. Langkah-langkah dalam penelitian sejarah meliputi: pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan pribumi yang dijadikan gundik oleh laki-laki Eropa biasa disebut dengan ‘nyai’. Pengambilan nyai dilakukan karena sedikitnya jumlah perempuan Eropa didatangkan ke Hindia Belanda. Seorang nyai akan berfungsi sebagai pembantu rumah tangga hingga pemuas kebutuhan seksual tuan Eropanya. Praktik pergundikan banyak terjadi dalam beberapa tempat yang memang pada saat itu menjadi pusat-pusat pemerintahan atau perekonomian pemerintah Hindia Belanda. Nyai merupakan perempuan-perempuan pertama yang terpenetrasi oleh kebudayaan baru yang dibawa tuan Eropanya. Peranan nyai sebagai mediator budaya Jawa dan Eropa dapat dilihat dalam berbagai bidang kehidupan, antara lain rijsttafel (kebiasaan makan), busana, bahasa, dan gaya hidup.
Downloads
References
Bedjo Riyanto. 2000.Iklan dan Surat Kabar dan Perubahan Masyarakat di Jawa Masa Kolonial (1870-1915).Yogyakarta: Tarawang Press.
Burger, D.H. 1962. Sejarah Ekonomis Sosiologis Indonesia Djilid 1.Jakarta: Negara Pradnjaparamita.
Djoko Soekiman. 2011. Kebudayaan Indis: Dari Zaman Kompeni sampai Revolusi. Jakarta: Komunitas Bambu.
Fadly Rahman. 2011. Rijsttafel: Budaya Kuliner di Indonesia Masa Kolonial 1870-1942. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Gouda,Frances. 1995.Dutch Culture Overseas: Praktik Kolonial di Hindia Belanda.Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.
Hayu Adi Darmarastri. 2006. Nyai Batavia. Yogyakarta: Grafindo Litera Media.
Hellwig, Tineke. 2007.Citra Kaum Perempuan di Hindia Belanda.Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto. 2009.Sejarah Nasional Indonesia IV: Kemunculan Penjajahan di Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka.
Parakitri T. Simbolon. 2006. Menjadi Indonesia. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Petrik Matanasi. 2007.KNIL: Koninklijk Nederlandsche Indische Leger Bom Waktu Tinggalan Belanda.Yogyakarta: MedPress.
_______. 2011. Sejarah Militer: Munculnya Bibit-bibit Militer di Indonesia Masa Hindia Belanda sampai Awal Kemerdekaan Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Narasi.
Sartono Kartodirdjo dan Djoko Suryo. 1991.Sejarah Perkebunan di Indonesia: Kajian Sosial Ekonomi.Yogyakarta: Aditya Media.
Sartono Kartodirdjo. 1993. Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah.Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
_______. 1999. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: Sejarah Pergerakan Nasional dari Kolonialisme Sampai Nasionalisme Jilid 2. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Scholten, Elsbeth Locher and Anke Niehof. 1987. Indonesian Women in Focus: Past and Present Notions. U.S.A: Foris Publications.
Hayu Adi Darmarastri. “Keberadaan Nyai di Batavia 1870-1928”.Lembaran Sejarah Vol. 4 No. 2. 2002.
Linda Christanty. “Nyai dan Masyarakat Kolonial Hindia Belanda”.Prisma No. 10 Tahun XXIII Oktober 1994, hlm. 21-35.
Onghokham. “Kekuasaan dan Seksualitas: Lintasan Sejarah Pra dan Masa Kolonial”. Prisma No. 7 Tahun XX, Juli 1991, hlm.15-23.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Awaludin Jamil, Ana Safitri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




