Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada Masyarakat di Gampong Teubeng Tanjong Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie

Authors

  • Risna Risna STIKes Medika Nurul Islam Author
  • Novita Sari STIKes Medika Nurul Islam Author
  • Maya Ariska STIKes Medika Nurul Islam Author
  • Lisnawati Rahayu STIKes Medika Nurul Islam Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/nyt57479

Keywords:

Pemanfaatan Tanaman Obat keluarga, Masyarakat

Abstract

Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang mudah diperoleh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai manfaat, cara budidaya, serta pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai alternatif pemeliharaan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada senin 22 Juni 2026 di Gampong Teubeng Tanjong, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie dengan sasaran masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi pengenalan berbagai jenis tanaman obat, serta edukasi mengenai pengolahan sederhana TOGA yang aman dan tepat. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi masyarakat selama kegiatan dan diskusi tanya jawab untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan. Peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai jenis-jenis tanaman obat yang dapat ditanam di pekarangan rumah, manfaat masing-masing tanaman, serta cara pemanfaatannya dalam mendukung kesehatan keluarga. Kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai kebun TOGA sehingga dapat mendukung kemandirian keluarga dalam menjaga kesehatan sekaligus melestarikan tanaman obat tradisional. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat terhadap pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aslamiah, S., Afitah, I., & Mariaty. (2017). Peningkatan Kesehatan Masyarakat melalui Pemberdayaan Wanita dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan dengan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 111–117.

Dilalah, I., Christiandari, H., Hernawan, J. Y., Suprasetya, E., & Laila, W. K. (2026). Edukasi dan Pendampingan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Swamedikasi Rasional. Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia, 6(1), 13–21.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Pedoman Kader Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Kesehatan Keluarga. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Pemeliharaan Kesehatan bagi Masyarakat. Jakarta: Direktorat Mutu Tenaga Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.

Qamariah, N., Handayani, R., & Novaryatiin, S. (2019). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam pengolahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai ramuan obat tradisional. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 50–54.

Triwibowo, A., Karimullah, S. S., Muhtarom, Z. A., Pratomo, D., Faizin, M., Wulandari, D. M., & Lestari, R. D. (2025). Sosialisasi dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Bidang Kesehatan dan Ekonomi. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Published

2026-08-12

How to Cite

Risna, R., Sari, N., Ariska, M., & Rahayu, L. . (2026). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada Masyarakat di Gampong Teubeng Tanjong Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 2599-2607. https://doi.org/10.63822/nyt57479