Pemanfaatan Air Cucian Beras Sebagai Sumber Penyiraman Organik dalam Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Cabai (Capsicum Annuum L.) pada Media Botol Plastik Bekas di Desa Mandalasari, Kabupaten Pandeglang

Authors

  • Yuninda Dwi Awalia Awalia Universitas Bina Bangsa Author
  • Amarila Achmad Putri Universitas Bina Bangsa Author
  • Zahra Dwi Hanum Aprilia Aprilia Universitas Bina Bangsa Author
  • Roudatul Jannah Universitas Bina Bangsa Author
  • Muhammad Reyhan Ferdiansyah5 Universitas Bina Bangsa Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/netff998

Keywords:

air cucian beras, ketahanan pangan, kegiatan pengabdian masyarakat, media tanam botol bekas, tanaman cabai

Abstract

Ketahanan pangan skala rumah tangga dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan lahan sempit dan pengolahan limbah rumah tangga menjadi media budi daya tanaman pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang mengenai teknik penanaman cabai (Capsicum annuum L.) pada media botol plastik bekas, sekaligus mengamati perbedaan pertumbuhan tanaman yang disiram menggunakan air cucian beras dibandingkan dengan air biasa. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Bina Bangsa Bidang Kesehatan Masyarakat pada Kamis, 23 Juli 2026, di halaman Kantor Desa Mandalasari. Metode yang digunakan berupa penyuluhan partisipatif, demonstrasi langsung, dan pengamatan komparatif sederhana antara dua perlakuan penyiraman. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tanaman cabai yang disiram dengan air cucian beras tumbuh lebih cepat dibandingkan tanaman yang disiram dengan air biasa. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa air cucian beras mengandung karbohidrat, protein, vitamin B1 (tiamin), nitrogen, fosfor, dan kalium yang berperan dalam pembentukan hormon pertumbuhan auksin dan giberelin serta mendukung sintesis klorofil. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi ketahanan pangan yang murah, mudah diterapkan, dan ramah lingkungan bagi masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, N., Puspaningrum, Y., Khiftiyah, M. A., & Chusnah, M. (2023). Pengaruh air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman cabai (Capsicum frutescens). Agrosaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 5(2), 68–71. https://doi.org/10.32764/agrosaintifika.v5i2.3664

Arianti, I., & Hudawi, N. (2025). Aplikasi berbagai air cucian beras pada fase vegetatif tanaman cabai (Capsicum annum L.). SIMBIOSIS: Jurnal Sains Pertanian, 2(1), 82–88. https://doi.org/10.30599/2qg79793

Cahyani, K. I., Sudana, I. M., & Wijana, G. (2021). Pengaruh jenis air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman cabai. Agriculture Science, 11(1), 40.

Elisa, S. (2020). Pengaruh pemberian jenis dan konsentrasi air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens) (Skripsi). Universitas Islam Negeri Mataram.

Gulo, H., Waruwu, T., & Zega, N. A. (2024). Potensi pemanfaatan air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman budidaya. JIIP – Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(8), 9052–9057. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5296

Janur, M. Y., Adisarwanto, T., & Widowati, W. (2016). Aplikasi air cucian beras pada pertumbuhan dan hasil cabai besar (Capsicum annuum L.). Jurnal Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi, 4(2).

Published

2026-08-15

How to Cite

Awalia, Y. D. A., Putri, A. A. ., Aprilia, Z. D. H. A., Jannah, R. ., & Ferdiansyah5, M. R. (2026). Pemanfaatan Air Cucian Beras Sebagai Sumber Penyiraman Organik dalam Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Cabai (Capsicum Annuum L.) pada Media Botol Plastik Bekas di Desa Mandalasari, Kabupaten Pandeglang. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 2660-2669. https://doi.org/10.63822/netff998