Pemagangan di  Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan

Authors

  • Reza Kurnia Universitas Abulyatama Author
  • Nur Auliya Universitas Abulyatama Author
  • Tia Afdila Universitas Abulyatama Author
  • Susri Nur Hazizah Universitas Abulyatama Author
  • Herfa Iswanda Universitas Abulyatama Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/p8bwhf93

Keywords:

Magang; Kesehatan Masyarakat; Rumah Sakit; Hand Hygiene; BPJS Kesehatan;

Abstract

Kegiatan magang ini dilaksanakan di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, pada periode 27 April hingga 25 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengaplikasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata di lingkungan rumah sakit, memahami sistem manajemen rumah sakit, serta mengembangkan keterampilan teknis dan nonteknis mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Metode pelaksanaan magang meliputi observasi partisipatif dan keterlibatan langsung di bidang Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS), Kesehatan Lingkungan, dan Instalasi Gizi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa berhasil mengidentifikasi tiga masalah utama di lingkungan rumah sakit. Pertama, kepatuhan hand hygiene pada tenaga kesehatan masih belum optimal dengan persentase terendah pada momen sebelum kontak dengan pasien (60%) dan tertinggi pada momen sebelum tindakan aseptik atau invasif serta setelah kontak dengan cairan tubuh pasien (80%). Kedua, masih ditemukan masyarakat dengan status BPJS Kesehatan tidak aktif yang menghambat akses pelayanan kesehatan, sehingga diperlukan optimalisasi pemanfaatan Mobile JKN sebagai solusi strategis. Ketiga, ditemukan permasalahan hygiene dan sanitasi di instalasi gizi, terutama adanya serangga di area pengolahan makanan yang menjadi prioritas utama berdasarkan pendekatan USG (Urgency, Seriousness, Growth). Berbagai alternatif solusi telah dirumuskan melalui prioritas masalah untuk meningkatkan kepatuhan hand hygiene, mengoptimalkan pemanfaatan Mobile JKN, serta meningkatkan hygiene dan sanitasi instalasi gizi. Kegiatan magang ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami dinamika pelayanan kesehatan di rumah sakit dan meningkatkan kompetensi profesional di bidang kesehatan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azwar, A. (2017). Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta: Binarupa Aksara.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. (2022). Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2022. Jakarta: BPJS Kesehatan.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. (2023). Mobile JKN sebagai Inovasi Pelayanan Digital BPJS Kesehatan. Jakarta: BPJS Kesehatan.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. (2023). Panduan Layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Jakarta: BPJS Kesehatan.

Diva Press. (2021). Sanitasi Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta: Diva Press.

Fauziah, R., & Suparmi. (2022). Higiene Sanitasi Makanan. Jakarta: Penerbit Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Sanitasi dan Higiene di Fasilitas Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. (2020). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional (6th ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Potter, P. A., & Perry, A. G. (2017). Fundamental Keperawatan (Edisi 9). Jakarta: Salemba Medika.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wahyuni, S., & Meily, A. (2022). Hubungan kepatuhan hand hygiene dengan pencegahan infeksi nosokomial pada tenaga kesehatan di rumah sakit. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 13(2), 45-52.

Wijaya, R., & Wulandari, D. (2023). Kepatuhan perawat dalam penerapan hand hygiene sebagai upaya pencegahan healthcare associated infections (HAIs). Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 11(1), 22-29.

World Health Organization. (2009). WHO Guidelines on Hand Hygiene in Health Care. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2021). Food Safety and Hygiene in Health Facilities. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2021). Hand Hygiene for All Initiative. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2021). Universal Health Coverage and Health Service Access. Geneva: WHO.

Published

2026-08-19

How to Cite

Kurnia, R., Auliya, N. ., Afdila, T., Nur Hazizah, S. ., & Iswanda, H. (2026). Pemagangan di  Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 2686-2695. https://doi.org/10.63822/p8bwhf93