Inovasi Terasi Bubuk Berbasis Hilirisasi Ikan Bycatch sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Ekonomi Kelompok Perempuan Pesisir Suak Indrapuri
DOI:
https://doi.org/10.63822/8wkk7119Keywords:
Bycacth, Perempuan pesisir, SDGs, Terasi bubuk.Abstract
Program pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Akbardiansyah beserta tim dari Universitas Teuku Umar ini menargetkan Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Suak Indrapuri, Kabupaten Aceh Barat. Tujuan utama program ini adalah meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan pesisir melalui inovasi pengolahan ikan bycatch (rucah) menjadi produk terasi bubuk yang bernilai jual tinggi. Sebelumnya, ikan bycatch sering kali terbuang atau dijual dengan harga sangat murah karena minimnya pengetahuan mengenai teknologi pengolahan, serta kurangnya keterampilan mitra dalam hal produksi berstandar keamanan pangan dan manajemen usaha. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdi memberikan edukasi dan pelatihan teknis mulai dari pembuatan terasi bubuk, penerapan higiene sanitasi, hingga manajemen usaha dan pemasaran. Hasilnya, kelompok mitra kini berhasil memproduksi terasi bubuk yang lebih praktis, awet, dan higienis dibandingkan terasi basah tradisional. Proses produksi ini sangat terbantu oleh pengenalan teknologi berupa mesin disk mill dan alat penggiling berkecepatan tinggi yang mampu meningkatkan efisiensi waktu dan kapasitas produksi secara signifikan. Selain itu, pemahaman mitra juga meningkat seiring dengan diterapkannya Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk skala industri rumah tangga. Berbagai luaran dari program ini pun telah berhasil dipublikasikan melalui media massa daring, platform YouTube, dan draf artikel ilmiah. Sebagai langkah keberlanjutan program, unit usaha pengolahan terasi bubuk ini rencananya akan diintegrasikan di bawah naungan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Suak Indrapuri guna memastikan dukungan permodalan dan kesinambungan usaha. Selain itu, tim juga telah merencanakan ekspansi pemasaran secara digital dengan memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial. Untuk terus memperluas jangkauan pasar, ke depannya akan dilakukan pula riset pengembangan varian produk baru, seperti inovasi pembuatan terasi bubuk pedas.
Downloads
References
Lestari, N. S., Ukhty, N., & Yasrizal, Y. (2022). Peningkatan keterampilan istri nelayan Desa Alue Ambang melalui pelatihan pembuatan terasi ikan hasil tangkap samping. Marine Kreatif, 6(2).
Rahmawati, R., Zuraidah, S., Amarullah, T., & Zuriat, Z. (2024). Peningkatan kapasitas produksi pada home industry gudang terasi udang Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Kaibon Abhinaya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2).
Rahmawati, R., Ukhty, N., Ridha, A. E., Akbardiansyah, A., Fuadi, A., & Fitriani, A. (2025a). Penguatan daya saing produk terasi melalui edukasi hilirisasi ikan bycatch dan penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan sanitasi higiene. Abdimas Galuh, 7(2), 1455. https://doi.org/10.25157/ag.v7i2.20465
Rahmawati, R., Ukhty, N., Ridha, A. E. R., & Andayani, A. (2025b). Inovasi terasi berbasis bycatch upaya peningkatan daya saing produk Pohlaksar Camar Laut. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 10(1), 291–298.
Ridha, A. (2017). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan di Kecamatan Idi Rayeuk. Jurnal Samudra Ekonomi Dan Bisnis, 8(1), 646–652.
Ukhty, N., Rozi, A., & Sartiwi, A. (2017). Mutu kimiawi terasi dengan formulasi udang rebon (Acetes sp.) dan ikan rucah yang berbeda. Jurnal Perikanan Tropis, 4(2), 166.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Akbardiasyah Akbardiasyah, Rahmawati Rahmawati, Syahrul Fathi, Iyan Almisbah, Syahrul Muharram, Ikhsanul Khairi, Hamidi Hamidi, Ricky Winrison Fuah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




