Pengolahan Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Genderuwo sebagai Alternatif Pengganti Pupuk Kimia di Desa Cihawuk
DOI:
https://doi.org/10.63822/v4m04593Keywords:
Pupuk Genderuwo; Kotoran Sapi; Buruh Tani; Pengabdian Masyarakat; Desa CihawukAbstract
Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung merupakan wilayah pegunungan dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai buruh tani yang masih banyak bergantung pada pupuk kimia dalam kegiatan bertani. Penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus berpotensi menurunkan kualitas tanah dan mencemari lingkungan, sementara di sisi lain limbah kotoran sapi dan sisa tanaman yang melimpah di desa tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok buruh tani Desa Cihawuk dalam mengolah limbah kotoran sapi menjadi pupuk semi organik yang dikenal dengan nama pupuk Genderuwo, sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2026 sebagai bagian dari program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bandung, melalui tiga tahapan, yaitu tahap persiapan (observasi dan koordinasi dengan perangkat desa), tahap sosialisasi dan pelatihan (pemaparan materi serta demonstrasi dan praktik langsung pembuatan pupuk Genderuwo), dan tahap evaluasi (diskusi dan tanya jawab). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta, yang terdiri atas perangkat desa, kelompok buruh tani, dan tokoh masyarakat, menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan, ditandai dengan keterlibatan aktif dalam praktik pembuatan pupuk serta diskusi tanya jawab. Peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pengolahan limbah kotoran sapi yang sebelumnya dianggap tidak bermanfaat menjadi pupuk yang dapat mendukung produktivitas pertanian. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian petani dalam penyediaan pupuk berbahan baku lokal secara berkelanjutan.
Downloads
References
Prihandini, P.W. & Purwanto, T. (2007). Pembuatan Kompos Berbahan Kotoran Sapi. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan: Bogor.
Rosniawaty, S., Sudirja, R., Ariyanti, M., Mubarok, S., & Wahyudin, A. (2021). Pengaruh bahan organik terhadap kesuburan tanah serta pertumbuhan dan fisiologi tanaman kakao muda hasil transplanting di tanah Inceptisol. Jurnal Kultivasi, 20(3), 160-167.
Powlson, D.S., & Dawson, C.J. (2021). Use of ammonium sulphate as a sulphur fertilizer: Implicationsfor ammonia volatilization. John Wiley & Sons Ltd on behalf of British Society of Soil Science, 38, 622-634.
Pemerintah Desa Cihawuk. (2026). Profil Desa Cihawuk. Desa Cihawuk | Portal Resmi Desa Cihawuk, Kertasari, Kab. Bandung. Diakses pada Tanggal 12 September 2026.
Pemerintah Kabupaten Rembang. (2024) Sarasehan Petani Milenial: Peserta Diperkenalkan Pupuk Genderuwo. Sarasehan Petani Milenial: Peserta Diperkenalkan Pupuk Genderuwo – Pemerintah Kabupaten Rembang. Diakses pada Tanggal 12 September 2026.
Budianta, D., Bessy, J.A.L.P., & Hermawan, A. (2021). Growth and Yield of Rice Planted in a Tidal Soil Under NPK in situ and Cow Manure Application. Journal of Tropical Soils, 26(2), 51-62.
Kementerian Pertanian. (2021). Petunjuk Teknis Kegiatan Pupuk Menuju Pertanian Organik. Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian: Jakarta.
Murnita & Taher, Y.A. (2021). Dampak pupuk organik dan anorganik terhadap perubahan sifat kimia tanah dan produksi tanaman padi (Oryza sativa L.). Menara Ilmu. 5(2): 56-70.
Ganestri, R.G., Asyiah, I.N., & Winarso, S. (2021). Efektivitas Pupuk Organik dan Pupuk Hayati terhadap Pemulihan Tanah Terdegradasi di Desa Sucopangepok Kabupaten Jember. Jurnal Tanah dan Iklim, 45(2), 175-185.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Adhitya Nugraha, Anadza Putri Bilqis, Nurbilqis Laila, Abdurrahman Lunny Irham, Fauzan Nurul Fajri, Ikmila Khoerunnisa, Marshanda Maura Putri, Mochammad Farrel Firdaus, Naura Fairusy Syifa, Sri Nur Khasanah, Hizkia Ihza Almuhajir(Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




