Pemberdayaan Masyarakat melalui pengembangan Produk Unggulan di Desa Suak Bidok, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat

Authors

  • Riski Fazli Universitas Teuku Umar Author
  • Muhammad Hilal Abral Universitas Teuku Umar Author
  • Dedy Agustian Yunanda Universitas Teuku Umar Author
  • Rahmat Saputra Universitas Teuku Umar Author
  • Fahral Riza Universitas Teuku Umar Author
  • Putri Putri Universitas Teuku Umar Author
  • Hera Ashari Universitas Teuku Umar Author
  • Nazila Rifatul Azka Universitas Teuku Umar Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/jnwb0v59

Keywords:

Biskuit Kelor, Jahe Instan, Pemamfaatan pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, tepung labu

Abstract

Gampong Suak Bidok yang terletak di Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, memiliki potensi bahan pangan lokal yang melimpah seperti jahe, labu, dan daun kelor. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan baku menjadi produk bernilai guna tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian warga dalam mengolah dan memanfaat komoditas pangan lokal menjadi produk olahan bernilai tambah. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi tiga tahapan sistematis, yaitu pra pelaksanaan (survei lokasi, identifikasi bahan baku, dan koordinasi), pelaksanaan (edukasi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan produk serta pengemasan), dan evaluasi (penilaian keterampilan, uji organoleptik, dan refleksi). Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat yang terukur signifikan sebesar 75% berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test pada 25 peserta. Program ini berhasil memproduksi tiga jenis produk lokal unggulan, yaitu serbuk jahe instan dengan daya simpan 3 bulan dan tingkat kesukaan 92%, tepung labu halus (80 mesh) dengan rendemen 10–12% dan tingkat kesukaan 88%, serta biskuit kaya nutrisi dengan substitusi 5% serbuk kelor yang memperoleh tingkat kesukaan 85%. Kegiatan ini terbukti efektif mentransformasi bahan pangan lokal menjadi produk bernilai guna serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat perdesaan secara mandiri dan berkelanjutan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andayani, S., Nurdin, N., & Yuliana, Y. (2021). Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pemanfaatan Pekarangan untuk Budidaya Tanaman Pangan Lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Desa, 3(1), 12–20.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. 2015. Evaluasi implementasi kebijakan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B). Jakarta (ID): Direktorat Pangan dan Pertanian, Bappenas.

Hartati P, Susanto. 2020. Peran pemuda tani dalam pencegahan penyebaran COVID-19 di tingkat petani (kasus di Kabupaten Magelang). Journal of Business and Entrepreneurship. 2(2) : 107-112.

Handayani, T., Setyowati, E., & Purwanto, A. (2020). Pelatihan Pengolahan Jahe Instan Sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah Tanaman Obat Keluarga. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 2(2), 85–92.

Hartati, R., Kurniawan, D., & Mulyani, S. (2020). Pendampingan Pembuatan Produk Olahan Pangan Lokal Guna Mendorong Kemandirian Ekonomi Keluarga. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan, 4(1), 45–53.

Hidayat, M., & Ramdani, F. (2019). Karakteristik Fisikokimia Tepung Labu Kuning dan Potensi Aplikasinya Pada Produk Pangan Olahan. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 30(2), 110–118.

Masniadi R, Angkasa MAZ, Karmeli E, Esabella S. 2020. Telaah kritis ketahanan pangan Kabupaten Sumbawa dalam menghadapi pandemi COVID-19. Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities. 1(2) : 109-120.

Nasution, A. R., Rahayu, S., & Fitriani, N. (2022). Pendampingan Inovasi Pangan Lokal Berbasis Pertanian untuk Meningkatkan Nilai Tambah Ekonomi Desa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 115–123.

Pratama, I., & Wijaya, K. (2021). Diversifikasi Produk Pangan Lokal Sebagai Solusi Penguatan Ketahanan Pangan Desa. Jurnal Ilmu Pertanian Terapan, 5(3), 140–149.

Putradiyanto E, Permadi I, Effendi L. 2015. Efektivitas peran Dinas Pertanian Provinsi dalam menentukan kebijakan mengenai produktivitas pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional (studi implementasi pasal 13 ayat 1 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan di Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur. Jurnal Hukum. 1(1) : 1-20.

Sujana, I. W., & Kusuma, A. A. (2022). Metode Pendampingan Partisipatif dalam Pembentukan Kelompok Usaha Pangan Mandiri Desa. Jurnal Kemitraan Masyarakat, 6(1), 33–41.

Suryani, E., Lestari, D., & Hidayat, T. (2021). Efektivitas Transfer Keterampilan Pengolahan Pangan Lokal dalam Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga Perdesaan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(3), 201–210.

Utami, P., Rahmawati, L., & Kurnia, H. (2023). Penguatan Kapasitas Produksi Masyarakat Melalui Pengolahan Pangan Berbasis Bahan Baku Lokal. Jurnal Akses Pengabdian, 7(2), 98–106.

Wahyuni, S., Lestari, P., & Supriyadi, S. (2022). Formulasi Biskuit Bertumpu Bahan Lokal Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Jajanan Sehat Berkelanjutan. Jurnal Gizi dan Kebijakan Pangan, 17(1), 50–58.

Published

2026-09-26

How to Cite

Fazli, R. ., Abral, M. H. ., Yunanda, D. A. ., Saputra, R. ., Riza, F. ., Putri, P., Ashari, H. ., & Azka, N. R. (2026). Pemberdayaan Masyarakat melalui pengembangan Produk Unggulan di Desa Suak Bidok, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(5), 3395-3405. https://doi.org/10.63822/jnwb0v59