Pembuatan Gapura sebagai Penguatan Identitas dan Penanda Wilayah Desa Ujong Beusa

Authors

  • Maifi Syarina Universitas Teuku Umar Author
  • Naqia Aufa Universitas Teuku Umar Author
  • Rizki Fadilla Universitas Teuku Umar Author
  • Sufyansyah Sufyansyah Universitas Teuku Umar Author
  • Romi Setiawan Universitas Teuku Umar Author
  • Liwaul Qaulist Tsabit Universitas Teuku Umar Author
  • Aslan Darma Universitas Teuku Umar Author
  • Riska Elviana Universitas Teuku Umar Author
  • T. Jalaluddin Universitas Teuku Umar Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/cb9jdb44

Keywords:

Gapura desa Identitas Wilayah Pengabdian Masyarakat

Abstract

Desa Ujong Beusa, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, belum memiliki penanda visual yang jelas pada akses masuk desa. Kondisi tersebut membuat lokasi desa relatif sulit dikenali karena jalur masuk masih menyatu dengan akses menuju wilayah di sekitarnya. Program pengabdian melalui KKN Reguler Universitas Teuku Umar Kelompok 59 dilaksanakan untuk menghasilkan gapura sebagai penanda sekaligus identitas fisik Desa Ujong Beusa. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang dilaksanakan melalui observasi, koordinasi, persiapan alat dan bahan, pengukuran, pemotongan material, perakitan, pengecatan, pembuatan tulisan, finishing, hingga pemasangan. Bambu dipilih sebagai bahan utama karena tersedia di lingkungan desa sehingga dapat dimanfaatkan tanpa menambah pengeluaran tunai kelompok. Hasil kegiatan berupa satu pasang gapura yang berhasil dipasang pada akses masuk Desa Ujong Beusa. Pelaksanaan melibatkan mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam bentuk koordinasi, penyediaan bahan dan alat, serta pengerjaan di lapangan. Pengeluaran tunai yang tercatat mencapai Rp465.000, sedangkan sejumlah bahan diperoleh dari desa dan beberapa alat digunakan melalui peminjaman. Gapura yang dihasilkan memberikan penanda visual yang lebih mudah dikenali sekaligus memperkuat identitas fisik wilayah. Keberadaan fasilitas tersebut juga menjadi hasil kegiatan yang dapat dimanfaatkan setelah masa KKN berakhir, dengan pemeliharaan sebagai bagian penting untuk mempertahankan fungsinya

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aliyyah, R. R., Rahmawati, Septriyani, W., Safitri, J., & Ramadhan, S. N. P. (2021). Kuliah Kerja Nyata: Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Kegiatan Pendampingan Pendidikan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(2), 663–676. https://doi.org/10.31764/jmm.v5i2.4122

Hariani, R., Selviah, I., Lestari, D., Nurzaman, I. P., Dila, G. R., Pitaloka, D., Purnamasari, P., Sahviya, Pratama, E. S., Merliana, Rosida, Rianti, R. D., & Maryanto, M. A. (2025). Pembangunan Gapura Sebagai Identitas Wilayah Dan Penguatan Partisipasi Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 6(2), 2314–2322. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i2.5908

Kurniawan, N., Ambia, S., Fauzi, R., Widia, Dewi, Y., Marbun, P. N. F., Sahira, Lisna, F., & Miranda, D. A. (2025). Pembuatan Gapura “Gampong Bakat” sebagai Upaya Peningkatan Potensi Lokal, Daya Tarik Wisata serta Identitas Gampong Bakat. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(5), 1366–1376. https://doi.org/10.63822/mtsc2d89

Nihrawati, Rahmi, J. N., Zulfikri, & Juhamran, M. F. A. (2026). Penegasan Batas Wilayah Desa melalui Pembangunan Gapura oleh Mahasiswa KKN-UNM di Wewangrewu di Desa Wewangrewu. Jurnal Lepa-Lepa Open, 6(4), 676–679. https://ojs.unm.ac.id/JLLO/index

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 45 Tahun 2016 tentang Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa.

Published

2026-09-27

How to Cite

Syarina, M. ., Aufa, N. ., Fadilla, R. ., Sufyansyah, S., Setiawan, R. ., Tsabit, L. Q. ., Darma, A. ., Elviana, R. ., & Jalaluddin, T. (2026). Pembuatan Gapura sebagai Penguatan Identitas dan Penanda Wilayah Desa Ujong Beusa. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(5), 3483-3492. https://doi.org/10.63822/cb9jdb44