Fenomena Al-Taraduf dalam Bahasa Arab dan Contohnya

Authors

  • Husnaini Muhammad Makhluf Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Muammar Qadavi Umasugi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Ahmad Dardiri Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Wati Susiawati Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Erta Mahyudin Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/69nw8167

Keywords:

Al-tarāduf, Bahasa Arab, Sinonim

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena al-tarāduf dalam bahasa Arab dari segi pengertian, pandangan ulama, sebab kemunculan, manfaat, serta contohnya. Secara etimologis, al-tarāduf berasal dari akar kata ردف yang berarti mengikuti secara berurutan, sedangkan secara istilah berarti perbedaan lafaz yang memiliki makna sama. Para ulama berbeda pandangan mengenai keberadaannya, sebagian seperti Sibawaih dan Ibnu Sidah menerima adanya al-tarāduf, sedangkan yang lain seperti Ibnu al-A‘rabi dan Abu Hilal al-‘Askari menolaknya karena setiap kata menurut mereka memiliki makna tersendiri. Fenomena al-tarāduf muncul disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain perpaduan dialek, peminjaman bahasa, perkembangan fonetik dan semantik, serta kebiasaan orang Arab menggunakan kunyah. Keberadaan al-tarāduf memberikan manfaat besar, di antaranya memperkaya ekspresi bahasa, membantu kelancaran berbicara, serta memperindah gaya bahasa dalam sastra Arab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), dengan sumber utama karya Walid Abdul Majid Ibrahim berjudul Al-Tarāduf fī al-Lughah al-‘Arabiyyah serta beberapa artikel jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-tarāduf merupakan fenomena alami yang memperkaya kosa kata dan memperluas keindahan bahasa Arab baik dalam percakapan maupun dalam Al-Qur’an

References

Adam, F. E. (2021). At-Tarāduf fī al-Lughah al-‘Arabiyyah (Dirāsah Namādhij min al-Qur’ān al-Karīm ‘indā Abī Ḥayān al-Andalusī min khilāl tafsīrihi lil-Āyāt al-Qur’āniyyah). Majalah Ilmiah, 128(5), 134–136.

Aitiqah, M., dkk. (2023). Uniknya Bahasa Arab. Jurnal Ekonomi, Syariah dan Studi Islam, 1(2), 43–44. https://doi.org/10.59548/je.v1i2.75

Al-‘Askari, Abu Hilal. Al-Furūqu al-Lughawiyyah. Kairo: Daar al-‘Ilmi wa al-Tsaqafah, n.d., hlm. 80.

Ediyani, M. (2017). At-Tarāduf fī al-Lughah al-‘Arabiyyah. Arabiyya, 1(1), 80.

Ibrahim, W. A. A.-M. (2012). Al-Tarāduf fī al-Lughah al-‘Arabiyyah. Oman: Markaz Al-Kitab Al-Akademi.

Istiqlaliyah, Z. (2014). At-Tarāduf wa musykilat tarjamatihā fī al-kitāb al-akhawāt ats-tsalāts li ‘Ādil al-Ghadzbān ilā al-lughah al-Indūnīsiyyah (Dirāsah fī al-kitāb al-akhawāt ats-tsalāts li ‘Ādil al-Ghadzbān). Skripsi. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Mubasyir Munir, M. (2020). At-Tarāduf wa dawruhu fī al-lughah al-‘Arabiyyah. Lughawiyat, 1, 38.

Muthahiri, A. (2017). Ẓāhirat at-Tarāduf fī al-lughah al-‘Arabiyyah baina iṣṭilāḥ al-lafẓ wa waẓīfat al-mafhūm. Jurnal Ilmiah Bahasa Arab, 10, 75–76.

Nurudin, M. (1997). At-Tarāduf fī al-Qur’ān al-Karīm baina an-naẓariyyah wa at-taṭbīq. Damaskus: Dār al-Fikr.

Rofiq Sofa, A., & Munawaroh, H. (2025). Isytiqaq, taraduf, isytirok, dan tadladh: Pilar-pilar semantik dalam bahasa Arab klasik. Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan, 3(3), 190.

Published

2025-12-24

How to Cite

Husnaini Muhammad Makhluf, Muammar Qadavi Umasugi, Ahmad Dardiri, Wati Susiawati, & Erta Mahyudin. (2025). Fenomena Al-Taraduf dalam Bahasa Arab dan Contohnya. Educational Journal, 1(2), 481-493. https://doi.org/10.63822/69nw8167