Doktrin Keselamatan (Soteriologi)

Authors

  • Nora Mentari Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya Author
  • Meliane Lidya Hawini Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya Author
  • Sarmauli Sarmauli Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/ktdkkb70

Keywords:

Soteriologi; keselamatan; teologi sistematika; pembenaran oleh iman; Yesus Kristus.

Abstract

Artikel ini membahas doktrin keselamatan (soteriologi) dalam perspektif teologi sistematika. Soteriologi merupakan salah satu pokok ajaran yang paling mendasar dalam iman Kristen, berasal dari bahasa Yunani sōtēria (keselamatan) dan logos (ajaran), yang berarti ajaran tentang keselamatan. Keselamatan tidak dapat dipahami dengan benar tanpa terlebih dahulu memahami realitas dosa, karena dosa telah merusak kemuliaan Allah dalam diri manusia dan mendatangkan hukuman maut. Dasar Alkitabiah keselamatan terbentang dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, dimulai dari peristiwa keluaran dari Mesir, nubuat para nabi tentang Mesias, hingga penggenapan dalam diri Yesus Kristus yang mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia. Menurut teologi sistematika, doktrin keselamatan mencakup beberapa tahapan yang saling berhubungan: panggilan Allah, pertobatan, iman, regenerasi (kelahiran baru), pembenaran, pengangkatan menjadi anak Allah, pengudusan, dan pemuliaan. Artikel ini juga membahas aplikasi doktrin keselamatan dalam kehidupan orang percaya masa kini, meliputi hidup dengan kepastian iman, hidup dalam pertobatan yang berkelanjutan, hidup yang berbuah, dan hidup dengan pengharapan eskatologis.

References

Gunawan, C. (2010). Pembenaran oleh iman: Bagaimana Luther awal mulia memahaminya? Jurnal Amanat Agung, 6(2), 177-213.

Jura, D. (2017). Kajian soteriologi dalam teologi universalisme, Calvinisme, dan Arminianisme serta kaitannya dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Shanan Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 21-57.

Milenia, P. P., Pangngaroan, A., & Titus, T. (2023). Implikasi teologis kepastian keselamatan dalam Kitab Roma terhadap semangat memberitakan Injil. Jurnal Pistis: Teologi Dan Praktika, 23(2), 182-194.

Ballo, S. J. (2024). Tetaplah kerjakan keselamatanmu. Penerbit Adab.

Berkhof, L. (1994). Teologi sistematika 4: Doktrin keselamatan. Momentum.

Enns, P. (2012). The Moody handbook of theology (Cetakan ke-6). Literatur SAAT.

Siahaan, M. (2021). The precious one: Anda diciptakan sangat berharga. PBMR ANDI.

Situmorang, J. T. H. (2015). Soteriologi: Doktrin keselamatan, pengajaran mengenai karya Allah dalam keselamatan. Andi.

Stevanus, K. (2021). Jalan masuk kerajaan surga. PBMR ANDI.

Abraham, R. A. (2020, Maret 16). Teologi keselamatan. Bethany Church Singapore. https://www.bcs.org.sg/resource/article/id/teologi-keselamatan

Published

2026-05-16

Issue

Section

Articles

How to Cite

Mentari, N. ., Hawini, M. L. ., & Sarmauli, S. (2026). Doktrin Keselamatan (Soteriologi). Educational Journal, 1(4), 1200-1208. https://doi.org/10.63822/ktdkkb70