Manajemen Peserta Didik dalam Meningkatkan Motivasi Belajar di SMP Negeri 6 Medan: Studi Kualitatif melalui Wawancara Guru dan Siswa
DOI:
https://doi.org/10.63822/0fmacb43Keywords:
manajemen peserta didik, motivasi belajar, metode pengajaran, hubungan guru-siswa, manajemen kelasAbstract
Motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran di sekolah. Rendahnya motivasi belajar siswa menjadi permasalahan yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk metode pengajaran, hubungan guru-siswa, beban tugas, serta kondisi lingkungan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya motivasi belajar Ekonomi siswa serta mengidentifikasi upaya manajemen peserta didik yang dapat diterapkan untuk meningkatkannya di SMP Negeri 6 Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan guru dan siswa sebagai informan utama, serta kajian pustaka sebagai data sekunder. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperkuat melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu beban tugas yang berlebihan, metode pengajaran yang kurang variatif dan interaktif, hubungan guru-siswa yang kurang harmonis, serta kondisi lingkungan kelas yang belum kondusif. Upaya manajemen peserta didik yang diterapkan meliputi pengelompokan siswa berdasarkan kemampuan, pemberian motivasi dan penghargaan, variasi metode pembelajaran, serta kolaborasi antara guru mata pelajaran dengan guru bimbingan dan konseling. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen peserta didik yang terencana dan komprehensif memiliki peran strategis dalam meningkatkan motivasi belajar siswa secara berkelanjutan.
References
Afiffah, A. D., Lestari, R. T., Mujib, A., & Anjarsari, R. (2023). Peran guru bimbingan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMA N 1 Raman Utara. PANDU: Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum, 1(4), 18–26. https://doi.org/10.59966/pandu.v1i4.652
Djamarah, S. B. (2006). Strategi belajar mengajar. Rineka Cipta.
Imron, A. (2025). Manajemen peserta didik berbasis sekolah. Bumi Aksara.
Maharani, S., & Putri, Z. N. A. (2026). Efektivitas layanan bimbingan dan konseling dalam mengatasi permasalahan belajar siswa: Kajian literatur. Edukasi Elita: Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 148–159. https://doi.org/10.62383/edukasi.v3i2.3007
Mantja, W. (2017). Manajemen pendidikan dan supervisi pengajaran. Wineka Media.
Maryati, E., Sholeh, M., Saputra, M. R., Viqri, D., Simarmata, D. E., Yunizha, T. D., & Syafitri, A. (2024). Analisis strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas. Jurnal Inovasi, Evaluasi, dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(2), 165–170.
Matthew B. Miles, & A. Michael Huberman. 2014. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: SAGE Publications.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif. Universitas Indonesia Press.
Moleong, L. J. (2006). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Nisa', K., & Falah, M. S. (2024). Manajemen kelas dalam peningkatan motivasi belajar siswa di MTsN 2 Jombang. EduCurio Journal, 2(3), 479–485.
Suci, C., & Ginting, N. (2023). Implementasi manajemen pengelolaan kelas dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI kelas VII di SMP Negeri 7 Karang Baru. Journal of Education Research, 4(3), 1429–1433.
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tilaar, H. A. R. (2000). Paradigma baru pendidikan nasional. Rineka Cipta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Resti Citra Dewi , Genysa Arkwayani Pakpahan, Martha Putri Grasya Banurea, Rahel Simamora , Mardiani Harahap, Siti Handayani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




