Perspektif Behaviorisme Skinner dalam Mengatasi Masalah Konsentrasi Belajar Akibat Kecanduan Gawai pada Anak

Authors

  • Hanif Mufidatur Rohmah Universitas Negeri Surabaya Author
  • M. Mamduh Winangun Universitas Negeri Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/6m1qdr20

Keywords:

kecanduan gawai, konsentrasi belajar, operant conditioning, modifikasi perilaku, super-reinforcer

Abstract

Perkembangan teknologi digital menyebabkan tingginya aksesibilitas gawai pada anak usia dini, di mana data BPS (2024) mencatat 39,71% anak telah menggunakan telepon seluler. Lebih lanjut, data GNFI (2022) menunjukkan 25,4% anak menggunakan gawai lebih dari dua jam per hari, dengan dominasi 62,33% untuk sarana hiburan. Paparan layar yang berlebihan ini berdampak pada menurunnya tingkat konsentrasi belajar anak di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kecanduan gawai dan dampaknya terhadap konsentrasi belajar anak melalui perspektif teori Operant Conditioning B.F. Skinner, serta menawarkan solusi berbasis modifikasi perilaku. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus berbasis data sekunder dari laporan resmi (BPS dan GNFI) serta sepuluh jurnal ilmiah terbaru. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecanduan gawai terjadi karena gawai bertindak sebagai super-reinforcer yang memberikan immediate positive reinforcement (hadiah instan), membuat proses belajar konvensional terasa kekurangan reinforcer (penguat) dan menurunkan fokus anak. Sebagai solusi pedagogis, artikel ini merekomendasikan penerapan teknik modifikasi perilaku, yaitu Extinction (penghapusan bertahap), Behavior Contract (kontrak perilaku), dan Token Economy, guna mengembalikan konsentrasi dan minat belajar siswa.

References

Araudha, N., & Darmayanti, N. (2025). Efektivitas konseling kelompok menggunakan teknik behavior contract untuk mengurangi kecanduan gadget pada siswa. JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa, 9(1), 45-54.

Arif, U., & Sajawandi, L. (2024). Analisis perubahan perilaku pada anak usia dini yang kecanduan gawai. Jurnal Cerlang Pendidikan Anak Usia Dini (JCPAUD), 1(2).

Ayuni, A. Q., Yurieza, W. A., Aprilia, D. R., Salika, J., & Afriantoni. (2026). Kecanduan HP pada anak di era digital: Tantangan pendidikan terhadap prestasi belajar dan minat membaca. ALPEN: Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1).

Badan Pusat Statistik [BPS]. (2024). Statistik telekomunikasi Indonesia. BPS.

GoodStats. (2025). Survei penggunaan internet dan gawai pada anak. GoodStats.

Hamruni, Syaddad, I. A., Zakiah, & Putri, D. I. I. (2021). Teori belajar behaviorisme dalam perspektif pemikiran tokoh-tokohnya. Pascasarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga.

Idris, M., Sari, I. M., Asyikin, N., Aliya, Rahmah, F., Amanda, D., Ridwan, A. M., Syams, M., & Rauf, R. W. (2025). Kecanduan gadget: Implikasi buruk bagi anak-anak di Desa Ajjalireng. JABB: Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 6(2).

Julfan, I., & Haifaturrahmah. (2025). Dampak penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar siswa. ARJI: Action Research Journal Indonesia, 7(4), 3310-3326.

Listya, I., & Zaviza, A. N. (2026). Hubungan antara kecanduan gadget dengan konsentrasi belajar. Pandalungan: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bimbingan, Konseling dan Multikultural, 4(1), 60-68.

Ramadhani, M., Maritza, A. N. K., Jumriana, & Mahyar, D. M. (2024). Fenomena kecanduan gadget pada mahasiswa farmasi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Makassar. Jurnal Mahasiswa Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 2(3), 315-325.

Roziki, A., Firyal, Z. S., Fitria, M., Irawan, A. A., Husna, A. R., Afianti, N., Wahyuni, N., & Mufidah, W. (2025). Penerapan psikoedukasi bahaya gadget pada anak usia sekolah dasar dengan memberikan reinforcement positif. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 486-493.

Sahir, S. H. (2021). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.

Sajawandi, L., Najach, S. Y., Farhani, K. A., Riana, Darini, & Pramuditya, A. A. P. (2025). Analisis perubahan perilaku pada anak usia dini yang kecanduan gawai: Sebuah tinjauan pustaka sistematik. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(2), 1342-1349.

Slameto, D. (2020). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. PT Rineka Cipta.

Zulfa, N. A., & Mujazi, M. (2022). Pengaruh penggunaan smartphone terhadap konsentrasi belajar siswa. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 7(3), 467-475.

Published

2026-06-04

Issue

Section

Articles

How to Cite

Rohmah, H. M. ., & Winangun, M. M. . (2026). Perspektif Behaviorisme Skinner dalam Mengatasi Masalah Konsentrasi Belajar Akibat Kecanduan Gawai pada Anak. Educational Journal, 1(4), 1535-1546. https://doi.org/10.63822/6m1qdr20