Akal yang Terluka, Nafsu yang Berkuasa : Membaca Krisis Moral Zaman Sekarang Lewat Filsafat Ibnu Sina
DOI:
https://doi.org/10.63822/8pmj7346Keywords:
krisis moral, filsafat islam, etika, jiwa, ibnu sinaAbstract
Krisis moral merupakan fenomena yang terus muncul dalam berbagai peradaban manusia, termasuk dalam masyarakat modern yang ditandai oleh percepatan teknologi, perubahan sosial, dan transformasi nilai. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep krisis moral melalui perspektif filsafat moral Ibnu Sina, seorang filsuf besar dalam tradisi Islam klasik yang dikenal di Barat sebagai Avicenna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), menelaah karya-karya utama Ibnu Sina seperti Al-Shifa, Al-Najat, dan Al-Isharat wa al-Tanbihat, serta literatur sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam pandangan Ibnu Sina, krisis moral bukan sekadar penyimpangan perilaku, melainkan ketidakseimbangan struktur jiwa manusia. Moralitas, menurutnya, berakar pada keharmonisan antara akal (‘aql), nafs (jiwa), dan kehendak (iradah). Ketika daya syahwat dan daya amarah mendominasi tanpa kendali akal, maka lahirlah penyimpangan moral. Pendidikan dan pembiasaan etis menjadi solusi utama untuk membangun kembali keseimbangan tersebut. Relevansi pemikiran Ibnu Sina terhadap kondisi kontemporer menunjukkan bahwa krisis moral modern sejatinya adalah krisis rasionalitas dan krisis orientasi jiwa. Dengan demikian, rekonstruksi moral menurut Ibnu Sina menuntut revitalisasi fungsi akal sebagai pengarah utama kehidupan manusia.
References
Abu Muhammad Iqbal, Pemikiran Pendidikan Islam: Gagasan-Gagasan Besar Para Ilmuan Muslim (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015), 5. 4(1), 48–55.
Aisyah, N. (2020). Nilai-Nilai Etika dalam Filsafat Ibnu Sina dan Relevansinya dalam Kurikulum Pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 6(2), 101–112. https://doi.org/10.21093/jipi.v6i2.2049
Al-Jabiri, M. A. (2016). Islam, Moralitas, dan Akal: Relevansi Pemikiran Etika Islam Klasik dalam Pendidikan Modern. Jakarta: Prenadamedia Group.
Alwizar. “Pemikiran Pendidikan Ibnu Sina.” An-Nida: Jurnal Pemikiran Islam 40, no. 1 (2015): 191–201.
Amri, S. (2021). Eksplorasi Pemikiran Moral Ibnu Sina dalam Pendidikan Karakter Anak.
Anggraini, Y. (2022). Program Pendidikan Karakter dalam Mengatasi Krisis Moral di Sekolah. Jurnal Basicedu, 6(4), 5877–5889.
Anisyah, N., Marwah, S., & Maharani, R. (2023). PENDIDIKAN KARAKTER DITENGAH – TENGAH MARAKNYA KRISIS MORALITAS DI ERA MILLENIAL.
Ansari, Ansari, and Ahmad Qomarudin. “Konsep Pendidikan Islam Menurut Ibnu Sina Dan Ibnu Qayyim Al Jauziyyah.” Islamika 3, no. 2 (2021): 134–48. https://doi.org/10.36088/islamika.v3i2.1222.
Ansari. “KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF IBNU SINA.” As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam Dan Pendidikan 10, no. 2 (2021): 39–57.
Ardiansyah, A., Yuliatin, Y., & Zubair, M. (2021). PERAN KARANG TARUNA DALAM PENUMBUHKEMBANGAN MORAL GENERASI MUDA (Studi di Desa Maria Kecamatan Wawo Kabupaten Bima). Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 8(1), 54–65.
Aryanti, Nurul, M Nadjmuddin, Jurusan Bahasa, Inggris Politeknik, and Negeri Sriwijaya. “Penerapan Inquiry-Learning Techniques Dalam Pembelajaran English for Young Learners Di Yayasan Alkahfi Cabang Palembang,” 2007, 127–36.
Ayu, S. M., & Kurniawati, T. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri
Azimah. “Konsep Pendidikan Dalam Perspektif Pemikiran Ibnu Sina.” Fitra 2, no. 2 (2016): 69–80.
Bahri, S. (2015). Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mengatasi Krisis Moral di Sekolah. Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 57–76.
Basri, M. (2018). Etika dalam Filsafat Islam: Studi Pemikiran Etika Tokoh Muslim Klasik. Jurnal Filsafat Islam, 9(1), 55–67. https://doi.org/10.29240/jfi.v9i1.1187
Budi Ismanto, Yusuf, Y., & Asep Suherman. (2022). Membangun Kesadaran Moral Dan Etika Dalam Berinteraksi Di Era Digital Pada Remaja Karang Taruna Rw 07 Rempoa, Ciputat Timur. Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin, 1(1), 43–48.
Budiarto, G. (2020). Indonesia dalam Pusaran Globalisasi dan Pengaruhnya Terhadap Krisis Moral dan Karakter. Pamator Journal, 13(1), 50–56.
Fadhilah, R. (2022). Reaktualisasi Etika Islam dalam Pendidikan Kontemporer: Telaah Filosofis terhadap Pemikiran Ibnu Sina. Jurnal Integrasi Pendidikan Islam, 5(1), 88–
Fauzi, A. (2021). Pendidikan Etika dalam Perspektif Filsafat Islam: Telaah Pemikiran Ibnu
Hambali, Hambali Alman Nasution. “Pendidikan Karakter Perspektif Ibnu Sina.” AlIkhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan 7, no. 1 (2020): 737–48. https://doi.org/10.32505/ikhtibar.v7i1.612.
Hamid, A. (2019). Integrasi Etika Islam dalam Kurikulum Pendidikan Karakter. Tarbiyah:
Handayani, Astuti Budi, and Suyadi Suyadi. “Relevansi Konsep Akal Bertingkat Ibnu Sina Dalam Pendidikan Islam Di Era Milenial.” Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam 8, no. 2 (2019): 222–40. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v8i2.2034.
Huberman, Miles &. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI Press, 1992.
Hudiarini, S. (2017). Penyertaan Etika Bagi Masyarakat Akademik Di Kalangan Dunia Pendidikan Tinggi. PENYERTAAN ETIKA BAGI MASYARAKAT AKADEMIK DI KALANGAN DUNIA PENDIDIKAN TINGGI, 2(1), 1–13.
Iqbal, Abu Muhammad. Pemikiran Pendidikan Islam: Gagasan-Gagasan Besar Para Ilmuan Muslim. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.
Kurniawan, A., Daeli, S. I., Asbari, M., & Santoso, G. (2023). Krisis Moral Remaja di Era Digital. Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan, 01(02), 21–25.
Mewar, M. R. A. (2021). Krisis Moralitas Pada Remaja Di Tengah Pandemi Covid-19. Perspektif, 1(2), 132–142. https://doi.org/10.53947/perspekt.v1i2.47
Moh. Syafi’i, Moh. Zayyadi. (2023) Analisis Konsep Pendidikan Agama Islam : Prespektif Ibnu Miskawaih Dan Ibnu Sina : Jurnal Pendidikan Pascasarjana Universitas 1.1
Nurul Aryanti et al., “Penerapan Inquiry-Learning Techniques Dalam Pembelajaran English for Young Learners Di Yayasan Alkahfi Cabang Palembang,” 2007, 127–36.
Putri, D. (2023). Konsep Jiwa Perspektif Ibnu Sina : Jurnal Filsafat dan Teologi, Vol. 4, No 1, hal 83-90
Arroisi, J., Ardi, R., & Rifa, N. (2020). Psikologi Islam Ibnu Sina ( Studi Analisis Kritis Tentang Konsep Jiwa Perspektif Ibnu Sina ). 2, 199–206.
Hudi1, I., Purwanto2, H., Miftahurrahmi3, A., Marsyanda4, F., Rahma5, G., Aini6, A. N., & Aci Rahmawati7. (2024). No Title. Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 1(2), 233–241.
Serena, D. P., Hani, S. U., Bunga Septria Vionita, & Badru Sohim. (2023). Konsep Jiwa Perspektif Ibnu Sina. Jurnal Filsafat Dan Teologi Https://Jurnal.Stfsp.Ac.Id/Index.Php/Media, 4(1), 83–90.
Wildan, T. (2017). Jurnal At-Tibyan Volume 2 No.2, Desember 2017. Journal.Iainlangsa, 2(2), 247–248.
Yenuri, A. A. (2016). SEBAGAI SARANA MENCAPAI KEBAHAGIAAN. MIYAH, 11(01), 105–117.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nila Kholishotul Ma'rufah, Shobrun Jamil, Hargafirsta Surya Alfaiq, Sopi Nazwa Kamila (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




