Profesionalisme dan Tanggung Jawab Sosial Ilmuan di Era Digital: Tantangan Etika dalam Penyebaran Pengetahuan
DOI:
https://doi.org/10.63822/7240ac03Keywords:
profesionalisme, tanggung jawab sosial, etika digital, ilmuwan, penyebaran pengetahuanAbstract
Penelitian ini membahas profesionalisme dan tanggung jawab sosial ilmuwan di era digital, khususnya terkait tantangan etika dalam penyebaran pengetahuan melalui media digital. Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat telah mengubah cara ilmu pengetahuan diproduksi, diakses, dan disebarluaskan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya profesionalisme ilmuwan, tanggung jawab etika, serta peran nilai-nilai Islam dalam menjaga kualitas dan kredibilitas penyebaran ilmu pengetahuan di era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui pengkajian jurnal, artikel ilmiah, dan berbagai literatur akademik yang relevan dengan etika digital, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial ilmuwan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa era digital memberikan peluang sekaligus tantangan bagi ilmuwan, seperti penyebaran hoaks, plagiarisme, disinformasi, dan manipulasi data ilmiah. Oleh karena itu, ilmuwan dituntut untuk menjaga integritas, kejujuran, dan tanggung jawab moral dalam melakukan penelitian maupun menyampaikan informasi ilmiah kepada masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa profesionalisme yang didukung nilai moral dan keislaman sangat penting untuk memastikan ilmu pengetahuan memberikan manfaat positif bagi kehidupan masyarakat di era digital.
References
Aulia, B., Subarjah, S., & Rahma, Y. (2024). Media Sosial Sebagai Sarana Peningkatan Literasi Digital Masyarakat. Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 2, 86–93. https://doi.org/10.61132/bima.v2i2.806
Diantini, N. & Purwanti. (2025). Berpikir Kritis Dalam Menghadapi Tantangan Disinformasi di Era Digital. AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 2, 830–837. https://doi.org/10.71282/at-taklim.v2i1.110
Kusuma, A., Safitri, E., & Asifa, N. (2025). Integrasi Nilai Islam Dalam Inovasi Teknologi: Menyongsong Era Digital. MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3, 229–234. https://doi.org/10.60126/maras.v3i1.715
Laana, D., & Sukri, U. (2022). LIFE STYLE: PERILAKU MAHASISWA MASA KINI DAN PENGARUH MEDIA SOSIAL. Inculco Journal of Christian Education, 2, 67–80. https://doi.org/10.59404/ijce.v2i1.27
Pratiwi, M. A., & Aisya, N. (2021). Fenomena plagiarisme akademik di era digital. Publishing Letters, 1, 16–33. https://doi.org/10.48078/publetters.v1i2.23
Qalbina, F. (2024). Integritas Akademik dalam Era Digital: Tantangan dan Strategi Pencegahan Pelanggaran Etika Akademik dalam Menghasilkan Karya Ilmiah. https://doi.org/10.36835/MODELING.V10I3.1668
Reynaldi, R., Latif, D., & Tajibu, K. (2024). Etika Komunikasi Mahasiswa Pada Dosen Di Media Sosial Whatsapp. Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam, 7, 131. https://doi.org/10.22373/jp.v7i2.25980
Salsabila, A., & Anshori, I. (2025). Dampak Digitalisasi dan Media Sosial terhadap Interaksi Sosial di Masyarakat. Jurnal Penelitian Inovatif, 5, 1873–1880. https://doi.org/10.54082/jupin.1059
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nila Septinawati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




