Etika Profesional dan Tanggung Jawab Ilmuwan dalam Kajian Profetik

Authors

  • Eunike Enjelina Sihombing Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/mgwg3114

Keywords:

Etika Profesional, Tanggung Jawab Ilmuwan, Paradigma Profetik, Akuntabilitas Transendental

Abstract

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era kontemporer sering kali memicu dilema etis yang menjauhkan ilmuwan dari nilai-nilai kemanusiaan. Artikel ini membahas etika profesional dan tanggung jawab ilmuwan melalui pendekatan profetik, yang mendasarkan gerakan intelektual pada nilai humanisasi (khairu ummah), liberasi (amar ma'ruf), dan transendensi (iman billah). Menggunakan metode studi kepustakaan kualitatif-filosofis, penelitian ini menganalisis bagaimana empat sifat profetik Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah berfungsi sebagai fondasi bagi etika ilmiah modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab seorang ilmuwan tidak terbatas pada dimensi sosial dan lingkungan, melainkan juga mencakup akuntabilitas transendental kepada Tuhan. Etika profetik mengubah ilmuwan dari sekadar pengamat yang berjarak menjadi intelektual organik yang aktif menyelesaikan masalah masyarakat, menjaga integritas data penelitian, dan memastikan bahwa kemajuan ilmiah berfungsi untuk mengangkat martabat manusia, bukan mereduksinya.

References

Alamsyah, N., & Setiawan, A. (2023). Epistemologi Islam kontemporer: Menggagas integrasi sains dan agama di perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 245–260.

Amin, M., & Nasrullah, R. (2024). Etika kepenulisan ilmiah di era kecerdasan buatan: Tantangan dan proyeksi masa depan akademisi Muslim. Jurnal Filsafat Ilmu Kontemporer, 5(1), 12–29.

Anshori, I. (2022). Dehumanisasi dalam masyarakat digital: Telaah kritis sosiologi profetik Kuntowijoyo. Jurnal Sosiologi Agama, 16(1), 45–62.

Anwar, S. (2021). Filsafat ilmu dan metodologi penelitian paradigmanya dalam pemikiran Islam. Jakarta: Rajawali Pers.

Assegaf, A. R. (2023). Reorientasi aksiologi ilmu pengetahuan: Upaya mengatasi krisis moral ilmuwan modern. Edisi Filsafat Ilmu, 34(2), 189–204.

Budiman, A., & Hidayat, T. (2025). Akuntabilitas transendental dalam riset sains: Upaya rekonstruksi kode etik ilmuwan. Jurnal Integrasi Sains dan Kebudayaan, 3(1), 77–91.

Fahmi, Z. (2022). Etika profesi peneliti: Menangkal fabrikasi dan falsifikasi data berbasis nilai muraqabah. Jurnal Akuntabilitas Riset, 9(2), 110–125.

Fajari, L. E. W. (2023). Pendidikan karakter berbasis sifat profetik di era disrupsi teknologi. Jurnal Studi Islam, 14(1), 33–48.

Published

2026-06-27

Issue

Section

Articles

How to Cite

Enjelina Sihombing, E. . (2026). Etika Profesional dan Tanggung Jawab Ilmuwan dalam Kajian Profetik. Educational Journal, 1(4), 2151-2158. https://doi.org/10.63822/mgwg3114