Pengaruh Artificial Intelligence (AI) Terhadap Perkembangan Psikologi Manusia Modern

Authors

  • Dede Rubai Misbahul Alam Universitas Muhammadiyah Indonesia (UNISMA) Bekasi Author
  • Fatiah Khairani Universitas Muhammadiyah Indonesia (UNISMA) Bekasi Author
  • Neng Syifa Nurullita Universitas Muhammadiyah Indonesia (UNISMA) Bekasi Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/e9e2d368

Keywords:

Artificial Intelligence, psikologi, pendidikan, kesehatan mental, teknologi digital

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan dan psikologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh AI terhadap perkembangan psikologi manusia modern, khususnya dalam pola pikir, interaksi sosial, motivasi belajar, dan kesehatan mental. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan mengenai AI, psikologi, pendidikan, dan perspektif keagamaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI memberikan dampak positif berupa kemudahan akses informasi, efisiensi pembelajaran, personalisasi pendidikan, serta dukungan awal terhadap layanan kesehatan mental. Namun, AI juga memiliki dampak negatif, seperti ketergantungan teknologi, penurunan kemampuan berpikir kritis, berkurangnya interaksi sosial langsung, serta munculnya kecemasan akibat perkembangan teknologi. Dengan demikian, penggunaan AI perlu dilakukan secara bijak agar tetap menjadi alat bantu yang mendukung perkembangan manusia tanpa mengurangi nilai-nilai kemanusiaan.

References

Ratnasari Ratnasari, Mewa Zabeta, dan Faza Zikri Sholeha, “Pengaruh Artificial Intelegence (AI) Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Matematis Siswa,” Algoritma: Jurnal Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa 3, no. 1 (2024): 68–76, https://doi.org/10.62383/algoritma.v3i1.355

Makroen Sanjaya dan Sa'diyah El Adawiyah, Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Dunia Pendidikan (tanpa tahun).

Wiwi Widarsih, Luthfiana Syachfitri, N. Maheshbabu, dan Muhammad Luthfan Haziman, “Unpacking the Negative Effects of Generative AI on Student Motivation and Procrastination,” Jurnal Psikologi 25, no. 1 (2026): 35–51, https://doi.org/10.14710/jp.25.1.35-51

Boby Yasman Purnama, Psikologi Pendidikan: Kecerdasan, Manajemen, dan Teknologi Informasi Komunikasi (Artificial Intelligence) (tanpa tahun).

Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif (Bandung: Alfabeta, 2023).

John W. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, 5th ed. (Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2018).

Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, edisi revisi (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2018).

Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 4th ed. (Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2020).

Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, edisi revisi (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2018).

Thomas K. F. Chiu, Helen Meng, Ching-Sing Chai, Irwin King, Savio Wong, dan Yeung Yam, “Creation and Evaluation of a Pretertiary Artificial Intelligence (AI) Curriculum,” IEEE Transactions on Education 65, no. 1 (2022): 30–39; Martin P. Paulus, “Current Themes of AI in Mental Health: Actionable Evidence and Guardrails for Mood and Anxiety Care,” Journal of Mood & Anxiety Disorders 14 (2026): 100181.

Wiwi Widarsih, Luthfiana Syachfitri, N. Maheshbabu, dan Muhammad Luthfan Haziman, “Unpacking the Negative Effects of Generative AI on Student Motivation and Procrastination,” Jurnal Psikologi 25, no. 1 (2026): 35–51; Carlos Santiago-Torner, José-Antonio Corral-Marfil, dan Elisenda Tarrats-Pons, “Artificial Intelligence and the Reconfiguration of Emotional Well-Being (2020–2025): A Critical Reflection,” Societies 16, no. 1 (2025): 6;

Siti Chaulatul Aimmah, Khurin Ain Nabila, Putri Dwi Lestari, dan Agus Suprayogi, “Artificial Intelligence (AI) dalam Pendidikan Agama Islam: Perspektif Filsafat Sains,” TSAQOFAH 6, no. 2 (2025): 1697–1710.

Khurin Ain Nabila, Putri Dwi Lestari, dan Agus Suprayogi, “Artificial Intelligence (AI) dalam Pendidikan Agama Islam: Perspektif Filsafat Sains,” TSAQOFAH 6, no. 2 (2025): 1697–1710; Stuart Russell dan Peter Norvig, Artificial Intelligence: A Modern Approach, 4th ed. (Hoboken, NJ: Pearson, 2021)

Helen Meng, Ching-Sing Chai, Irwin King, Savio Wong, dan Yeung Yam, “Creation and Evaluation of a Pretertiary Artificial Intelligence (AI) Curriculum,” IEEE Transactions on Education 65, no. 1 (2022): 30–39; Makroen Sanjaya dan Sa’diyah El Adawiyah, Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Dunia Pendidikan

José-Antonio Corral-Marfil, dan Elisenda Tarrats-Pons, “Artificial Intelligence and the Reconfiguration of Emotional Well-Being (2020–2025): A Critical Reflection,” Societies 16, no. 1 (2025): 6

Luthfiana Syachfitri, N. Maheshbabu, dan Muhammad Luthfan Haziman, “Unpacking the Negative Effects of Generative AI on Student Motivation and Procrastination,” Jurnal Psikologi 25, no. 1 (2026): 35–51; Boby Yasman Purnama, Psikologi Pendidikan: Kecerdasan, Manajemen dan Teknologi Informasi Komunikasi (Artificial Intelligence)

Published

2026-07-11

Issue

Section

Articles

How to Cite

Alam, D. R. M. ., Khairani, F. ., & Nurullita, N. S. . (2026). Pengaruh Artificial Intelligence (AI) Terhadap Perkembangan Psikologi Manusia Modern. Educational Journal, 1(4), 2376-2383. https://doi.org/10.63822/e9e2d368