Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Reflektif Partisipatif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada SMA PGRI 4 Denpasar Tahun 2026

Authors

  • Kadek Agus Ary Dwipa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Author
  • Anak Agung Ngurah Adhiputra Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Author
  • I Made Mahaardhika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/bjagka08

Keywords:

bimbingan kelompok, reflektif–partisipatif, motivasi belajar, ADDIE

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model bimbingan kelompok reflektif–partisipatif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMA PGRI 4 Denpasar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya motivasi belajar peserta didik yang ditunjukkan melalui kurangnya partisipasi aktif, minat belajar, serta ketekunan dalam mengikuti proses pembelajaran. Selain itu, pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di sekolah belum sepenuhnya mengoptimalkan keterlibatan aktif dan proses refleksi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penggunaan instrumen angket. Produk yang dikembangkan divalidasi dan diuji coba untuk mengetahui kelayakan serta efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bimbingan kelompok reflektif–partisipatif yang dikembangkan berada pada kategori layak, yang ditunjukkan oleh hasil respon siswa dengan persentase sebesar 70%. Selain itu, hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik yang ditunjukkan dari skor rata-rata 91,33 pada pretest menjadi 149,5 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 58,17 poin. Hasil analisis N-Gain sebesar 0,620 atau 62,08% menunjukkan bahwa model berada pada kategori sedang, yang berarti cukup efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Dengan demikian, model bimbingan kelompok reflektif–partisipatif yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif, serta dapat digunakan sebagai alternatif layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik.

References

Chandra, M. P. (2025). Konsep bimbingan dan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. https://doi.org/10.5281/zenodo.15473887

Habsy, B. A. (2023). Konsep motivasi dan perannya dalam pembelajaran. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v4i1.2290

Hikmah, N., & Maulana, C. (2025). Manusia dan pendidikan: Manusia sebagai makhluk yang bisa dididik dan manusia sebagai makhluk yang perlu dididik. AL MIDAD: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman, 1(2), 9–24.

Marwah, S. (2017). Hubungan antara kecerdasan naturalistik, kecerdasan emosional dan motivasi belajar dengan hasil belajar biologi siswa kelas bakat istimewa SMP Negeri 6 Makassar (Doctoral dissertation). Pascasarjana.

Pohan, R. A. (2020). Efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kegiatan merespon pembelajaran. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 4(1). https://doi.org/10.29240/jbk.v4i1.1280

Suwartini, S. (2017). Pendidikan karakter dan pembangunan sumber daya manusia keberlanjutan. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 4(1).

Published

2026-07-11

Issue

Section

Articles

How to Cite

Dwipa, K. A. A. ., Adhiputra, A. A. N. ., & Mahaardhika, I. M. . (2026). Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Reflektif Partisipatif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada SMA PGRI 4 Denpasar Tahun 2026. Educational Journal, 1(4), 2384-2391. https://doi.org/10.63822/bjagka08