Konsepsi Paradigma Baru Psikologi Pendidikan Islam

Authors

  • Puput Novita Sari Universitas Muhammadiyah Indonesia Author
  • Sri Nur Karyati Universitas Muhammadiyah Indonesia Author
  • Dede Rubay Misbahul Alam Universitas Muhammadiyah Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/3zmek523

Keywords:

paradigma baru, psikologi pendidikan Islam, pendidikan Islam

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut pembaruan paradigma dalam pendidikan, termasuk pada bidang Psikologi Pendidikan Islam. Artikel ini bertujuan mengkaji konsepsi paradigma baru Psikologi Pendidikan Islam, sejarah perkembangannya, serta tujuan penerapannya dalam pendidikan. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan content analysis dan analisis komparatif terhadap berbagai sumber primer berupa buku dan artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma baru Psikologi Pendidikan Islam memandang manusia sebagai makhluk yang utuh dengan dimensi jasmani, akal, ruh, qalb, dan fitrah yang saling berintegrasi. Berbeda dengan psikologi pendidikan konvensional yang lebih menitikberatkan pada aspek kognitif dan perilaku, paradigma ini menjadikan Al-Qur'an dan Sunnah sebagai landasan epistemologis yang dipadukan dengan rasionalitas dan pendekatan ilmiah. Secara historis, konsep psikologi dalam pendidikan Islam telah berkembang sejak masa para cendekiawan Muslim seperti Al-Kindi, Ibnu Sina, Al-Ghazali, dan Ibnu Khaldun, kemudian mengalami revitalisasi pada era modern sebagai respons terhadap keterbatasan paradigma psikologi Barat dalam memenuhi kebutuhan spiritual manusia. Tujuan Psikologi Pendidikan Islam adalah membentuk insan yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berkepribadian seimbang, serta mampu mengembangkan potensi intelektual, emosional, sosial, dan spiritual secara harmonis. Dengan demikian, paradigma baru Psikologi Pendidikan Islam menawarkan pendekatan pendidikan yang holistik, integratif, dan berorientasi pada pembentukan insan kamil yang mampu menghadapi tantangan kehidupan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

References

Afiffudin, Muhammad., 2025. dkk. Perkembangan Psikologi Pendidikan Islam Dalam Perspektif Filsafat Ilmu Dan Sejarah Pendidikan Islam, 10.3, 273–85.

Baharuddin dan Esa Nur Wahyuni, Teori Belajar dan Pembelajaran, Edisi Revisi (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2020), hlm. 35–38.

Hafizallah, Yandi., dan Sadam Husin. 2019. Psikologi Islam. Jurnal of Psycology, Religion, and Humanity Vol. 1(1).

Marisa, Siti., Membangun Paradigma Psikologi Islam, I.1 (2016), 182–99.

Muhamad Afiffudin,dkk. ‘Perkembangan Psikologi Pendidikan Islam Dalam Perspektif Filsafat Ilmu Dan Sejarah Pendidikan Islam’, 10.3 (2025), 273–85.

Munib, Achmad., dan Hasyim Semarang, ‘Konsep Fitrah Dan Implikasinya Dalam Pendidikan’, 5.2 (2017), 223–41.

Najati, Muhammad Utsman. Psikologi dalam Al-Qur'an: Terapi Qurani dalam Penyembuhan Gangguan Kejiwaan (Bandung: Pustaka Setia, 2021), hlm. 41–45.

Nabila., 2021. Tujuan Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam Vol 2(5).

Rika, dan Muhammad Ramli. 2024. Sejarah dan Pengertian Konsep Psikologi Pendidikan Islam. Jurnal Ilmiah Psikologi dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2(2).

Tarmizi Situmorang, ‘Paradigma Psikologi Islam Suatu Aliran Baru Dalam Psikologi Oleh ’:, 1–17.

Published

2026-07-11

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sari, P. N. ., Karyati, S. N., & Alam, D. R. M. . (2026). Konsepsi Paradigma Baru Psikologi Pendidikan Islam. Educational Journal, 1(4), 2367-2375. https://doi.org/10.63822/3zmek523