Pengertian dan Perkembangan Liturgika: Tinjauan Historis dan Studi Kasus Kontekstualisasi Liturgi di Gereja Kalimantan Evangelis (GKE)

Authors

  • Jeni Siskawati Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya Author
  • Angel Novia Putri Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya Author
  • Cimily Cimily Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya Author
  • Anom Zatmiko Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/6bv41456

Keywords:

Liturgika, Kontekstualisasi Liturgi, Gereja Kalimantan Evangelis, Inkulturasi, Ibadah Kristen

Abstract

Liturgika merupakan cabang ilmu teologi yang mempelajari hakikat, bentuk, dan dinamika liturgi atau ibadah Kristen. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengertian liturgika secara etimologis dan teologis, menelusuri perkembangan historis liturgi, serta menganalisis implementasi kontekstualisasi liturgi di Gereja Kalimantan Evangelis (GKE). Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa liturgi berasal dari kata Yunani leitourgia yang berarti "pelayanan publik", namun dalam tradisi Kristen bergeser maknanya menjadi pelayanan ibadah kepada Allah. Secara historis, liturgi mengalami transformasi signifikan dari ibadah sederhana gereja mula-mula, perkembangan megah pada abad pertengahan, pembaruan era Reformasi, hingga kontekstualisasi pada masa kini. Dalam konteks GKE—gereja Protestan dominan di Kalimantan yang berdiri sejak 1935—kontekstualisasi liturgi diwujudkan melalui penggunaan bahasa Dayak Ngaju dalam teks liturgi, nyanyian jemaat (Nyanyin Ungkup), penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Dayak Ngaju (Surat Barasih), serta rekomendasi pengembangan liturgi etnik Dayak untuk Hari Besar Gerejawi. Artikel ini menyimpulkan bahwa liturgi bukan sekadar rangkaian ritual statis, melainkan ekspresi iman yang dinamis dan kontekstual, yang tetap mempertahankan esensi teologisnya sambil beradaptasi dengan budaya lokal dan kebutuhan zaman.

References

Cambah, T. M., & Gosyen, A. (2023). Kontekstualisasi Basa Dayak Ngaju dalam Liturgi GKE di Jemaat Eben Ezer Banjarmasin. Jurnal Teologi Pambelum, 5(1), 44-55.

Handoko, A. B., et al. (2025). Contextualising Church music with traditional Karungut music in Central Kalimantan. HTS Teologiese Studies, 81(1), 1-10.

Martasudjita, E. (2011). Liturgi: Pengantar untuk Studi dan Praksis Liturgi. Yogyakarta: Kanisius.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mujono, E. (2024). Liturgi dan Musik Gereja. Yogyakarta: CV. Lumina Media.

Pahan, B. P. (2020). Peran Nyanyin Ungkup dalam Sejarah Pekabaran Injil di Kalimantan. Jurnal Teologi Pambelum, 2(1), 30-42.

Rachman, R. (2010). Pembimbing ke dalam Sejarah Liturgi. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Serang, J. (2025). Buku Ajar Liturgika. Terbit Jejak Pustaka.

Siwy, R. (2026). Liturgi yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya. DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 11(1), 18-37.

Jurnal Teologi Pambelum. (2014). Liturgi GKE yang Kontekstual. Jurnal Teologi Pambelum, 4(2), 15-28.

Published

2026-08-29

How to Cite

Siskawati, J. ., Putri, A. N. ., Cimily, C., & Zatmiko, A. . (2026). Pengertian dan Perkembangan Liturgika: Tinjauan Historis dan Studi Kasus Kontekstualisasi Liturgi di Gereja Kalimantan Evangelis (GKE). Educational Journal, 2(1), 164-171. https://doi.org/10.63822/6bv41456