Peran Kebijakan Kepala Sekolah dalam Membentuk Budaya Disiplin Belajar Siswa di SMK Merah Putih Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.63822/kp162b31Keywords:
Motivasi Belajar, Kecerdasan Emosional, SiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan kecerdasan emosional siswa kelas XI TJKT di SMK Merah Putih Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 91 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan kecerdasan emosional siswa. Berdasarkan hasil uji korelasi Pearson Product Moment, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,669 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 8,485 > t tabel sebesar 1,987, sehingga Ha diterima. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,447, yang berarti bahwa motivasi belajar memberikan kontribusi sebesar 44,7% terhadap kecerdasan emosional siswa, sedangkan 55,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan kecerdasan emosional siswa kelas XI TJKT di SMK Merah Putih Bekasi.
References
Alfatah, A. (2024). Upaya meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa melalui pembelajaran fisika model TUBASHARING. Jurnal Ilmiah WUNY, 6(1), 79–86. https://doi.org/10.21831/jwuny.v6i1.72629
Amanda, E., Rahayu, A. S., Evani, I., Rafly, R., Rosa, S. A., Savitri, A. R., & Sabrina, N. (2024). Hubungan kecerdasan emosi dengan motivasi belajar pada siswa di SMP Negeri 8 Bukittinggi. Jurnal EMPATI, 13(3), 234–241. https://doi.org/10.14710/empati.2024.42136
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Dewi, T. A. (2023). Pengaruh kecerdasan emosional terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 2(3), 241–245.
Fauziah, S. N., Rahmat, C. P., & Haryanto. (2025). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan motivasi belajar siswa dan implikasinya dalam bimbingan dan konseling di SMA Negeri 113 Jakarta. Ristekdik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(7).
Giawa, T. (2022). Hubungan kecerdasan emosional dengan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Aramo Kecamatan Aramo. Counseling For All: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 2(2), 65–75.
Goleman, D. (2015). Emotional intelligence. Gramedia Pustaka Utama.
Munte, B., & Samosir, D. (2019). Hubungan kecerdasan emosional dengan motivasi belajar siswa (Kasus SMP Swasta HKBP Pematangsiantar). Jurnal Dinamika Pendidikan, 12(3), 165–178.
Putri, P. A., & Andrijanto, D. (2023). Hubungan antara kebugaran jasmani dan kecerdasan emosional dengan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 11(2), 333–338.
Saparwadi, S., & Sahrandi, A. (2021). Mengenal konsep Daniel Goleman dan pemikirannya dalam kecerdasan emosi. Al-Musyrif: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 4(1), 17–36. https://doi.org/10.38073/almusyrif.v4i1.480
Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan motivasi belajar-mengajar. Rajawali Pers.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Ed. 2). Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif (Cet. 3). Alfabeta.
Uno, H. B. (2016). Teori motivasi dan pengukurannya: Analisis di bidang pendidikan (Cet. 17). Bumi Aksara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Shella Nurindah Sari, Rita Aryani, Ayu Nurul Amalia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




