Analisis Strategis Pengembangan Parawisata Samawa Seaside Sebagai Penggerak Ekonomi Lokal Menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) Di Kabupaten Sumbawa

Authors

  • Fanny Fanny Universitas Teknologi Sumbawa Author
  • Fitria Permata Cita Universitas Teknologi Sumbawa Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/10sr3g43

Keywords:

Parawisata; Samawa Seaside; SWOT; QSPM; Strategi Pengembangan.

Abstract

Pariwisata merupakan sektor strategis yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan masyarakat, dan perluasan lapangan kerja. Samawa Seaside di Kabupaten Sumbawa memiliki potensi wisata bahari yang besar, namun pengembangannya masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan infrastruktur, promosi digital yang belum optimal, serta kelembagaan pengelolaan yang belum terstruktur dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata Samawa Seaside menggunakan metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) sebagai dasar dalam menentukan strategi prioritas yang paling efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang terdiri atas wisatawan, pengelola, dan Dinas parawista. Analisis data dilakukan melalui Matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman serta menentukan strategi dengan tingkat daya tarik tertinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai total IFE sebesar 3,66 dan EFE sebesar 3,87, yang menempatkan Samawa Seaside pada Kuadran I (growth and development). Berdasarkan hasil perhitungan QSPM, diperoleh tiga strategi prioritas utama, yaitu strategi SO1, strategi SO2, dan strategi ST1, yang masing-masing memiliki nilai Total Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 0,93. Strategi tersebut direkomendasikan sebagai dasar pengembangan pariwisata Samawa Seaside secara berkelanjutan dalam rangka meningkatkan daya tarik destinasi dan kontribusinya terhadap ekonomi lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adistia Utami, S., & Dini Fajriyah, I. M. (2023). Perempuan dalam kebijakan ekonomi pariwisata: Kajian kritis feminis terhadap RUU Kepariwisataan. Jurnal Kajian Gender dan Anak, 9(1), 1–15.

Andjanie, M., Ramadhan, F., & Taufik, H. (2023). Strategi pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat di Indonesia: Tantangan dan solusi kebijakan. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 19(2), 101–115.

Azizah, N. N., & Rahmawati, F. (2020). Strategi pengembangan agrowisata melalui pendekatan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah, 12(3), 225–236.

Cahyadi, A., Rahman, A., & Lestari, I. (2018). Inclusive growth dan pemerataan manfaat sektor pariwisata di daerah pesisir. Jurnal Ekonomi Pembangunan Indonesia, 18(1), 55–68.

David, M. E., David, F. R., & David, F. R. (2009). The Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) applied to higher education. The Business Journal for Entrepreneurs, (3), 23–38.

Hamdani, A. T., Rachmawati, D., & Yuliana, P. (2023). Analisis multiplier effect pariwisata berkelanjutan di kawasan destinasi prioritas. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 7(1), 66–79.

Haekal, J. (2022). Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) in determining strategies for industrial decision-making. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 9(2), 150–161.

Kurniawan, A., Lestari, D., & Rahmad, H. (2023). Penerapan model Community-Based Tourism (CBT) dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 5(1), 25–37.

Mahmudin, S. (2023). Peran pariwisata berkelanjutan dalam peningkatan ekonomi lokal di daerah tujuan wisata. Jurnal Pembangunan Daerah, 8(2), 44–58.

Nasution, H., Batubara, M., & Arif, A. (2024). Strategi pengelolaan dan pengembangan pariwisata dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Mandailing Natal perspektif ekonomi Islam dengan pendekatan QSPM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 6(2), 71–86.

Otcheskiy, S., Stepanova, L., & Rogov, Y. (2022). Strategic analysis of tourism development: Internal and external factors approach. Journal of Tourism Economics and Management, 14(3), 210–223.

Prayoga, B., Gunawan, T., & Lestari, R. (2024). Implementasi model community-based tourism (CBT) dalam pengembangan desa wisata berkelanjutan. Jurnal Kepariwisataan dan Kewirausahaan, 6(1), 12–24.

Purvis, B., Mao, Y., & Robinson, D. (2018). Three pillars of sustainability: In search of conceptual origins. Sustainability Science, 14(3), 681–695.

Putri, A., Rahman, R., & Fitriani, N. (2022). Kontribusi pariwisata bahari terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pesisir di NTB. Jurnal Ekonomi Maritim dan Pariwisata, 4(2), 98–109.

Rusu, S. (2011). The impact of tourism on the local economic development. Annals of the University of Oradea: Economic Science Series, 20(2), 164–170.

Siswanto, A. (2022). Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) applied: Development strategy of Sukamade Island (Banyuwangi). Jurnal Manajemen Strategis, 10(4), 55–68.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryo, M. A. R., & Fitria, S. (2024). Penerapan metode QSPM dalam pengembangan strategi bisnis (Studi kasus Kedai Minum Arah Coklat). Jurnal Manajemen dan Bisnis Modern, 8(1), 77–89.

UNWTO. (2022). Sustainable tourism development: Principles and guidelines. Madrid: World Tourism Organization.

Wicaksono, D., Rahmat, A., & Nurhayati, T. (2022). Collaborative governance dalam pengembangan destinasi wisata bahari di daerah. Jurnal Kebijakan Publik dan Pariwisata, 5(2), 130–145.

Yoeti, O. A., & Gunadi, M. (2013). Pengantar ilmu pariwisata. Bandung: Angkasa.

Published

2026-01-16

How to Cite

Fanny, F., & Permata Cita, F. (2026). Analisis Strategis Pengembangan Parawisata Samawa Seaside Sebagai Penggerak Ekonomi Lokal Menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) Di Kabupaten Sumbawa. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 2(1), 697-717. https://doi.org/10.63822/10sr3g43