Implementasi Peta Jalan Ekonomi Biru Edisi Ke-2 yang Sejalan dengan ASEAN Blue Economy Framework

Authors

  • Siti Khodizah Rahmadani Universitas Komputer Indonesia Author
  • Chistya Lamisa Balqis Universitas Komputer Indonesia Author
  • Salma Khaerunissa Universitas Komputer Indonesia Author
  • Nivo Al Khila Tri Nastiti Universitas Komputer Indonesia Author
  • Neyla Athaya Nafiah Universitas Komputer Indonesia Author
  • Aji Haekal Hamid Universitas Komputer Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/pgeqke53

Keywords:

ASEAN Ekonomi Biru

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pada Peta Jalan Ekonomi Biru Indonesia Edisi ke-2 dan keselarasan kebijakan dengan ASEAN Blue Economy Framework. Desakan pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan menempatkan ekonomi biru dalam strategi penting di pembangunan nasional dan kawasan. Dengan metode kualitatif deskriptif dan melalui studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis beberapa dokumen resmi pemerintah, literatur akademik, serta laporan media yang kredibel untuk mengidentifikasi komponen utama roadmap bagi agenda regional ASEAN. Hasil dari penelitian ini menunjukkan empat pilar, yakni: laut yang sehat dan produktif, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, dan penguatan pada enabler yang berupa teknologi, tata kelola, dan pembiayaan. Implementasi yang konkret seperti pada perluasan kawasan konservasi, pengendalian sampah di laut, pengembangan waterfront city, dapat memperlihatkan komitmen Indonesia pada keberlanjutan dalam jangka panjang. Penelitian ini menyimpulkan bahwasanya peta jalan nasional dapat selaras dengan kerangka ASEAN. Integrasi regional dan inovasi teknologi dapat menjadi faktor kunci, dalam memperkuat kontribusi Indonesia dalam visi ekonomi biru ASEAN.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ambarwati, S. (2023, December 5). Trenggono tegaskan komitmen perluas kawasan konservasi 30 persen. ANTARA News. https://m.antaranews.com/berita/3856353/trenggono-tegaskan-komitmen-perluas-kawasan-konservasi-30-persen

Bennett, J. E., Dolin, R., & Blaser, M. J. (2019). Mandell, Douglas, and Bennett’s principles and practice of infectious diseases (9th ed.). Elsevier.

Evelin, H., Kapoor, R., & Giri, B. (2009). Arbuscular mycorrhizal fungi in alleviation of salt stress: A review. Annals of Botany, 104(7), 1263–1280. https://doi.org/10.1093/aob/mcp251

Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2020). The state of world fisheries and aquaculture 2020: Sustainability in action. FAO. https://www.fao.org/3/ca9229en/ca9229en.pdf

Gunter, P. (2010). The blue economy (Vol. 4). Paradigm Publications.

Harahab, N., et al. (2020). Ketahanan ekonomi masyarakat pesisir di kawasan ekowisata bahari Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(1), 71–86. https://doi.org/10.22146/jkn.53372

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2025). Lima program prioritas jadi peta jalan penerapan ekonomi biru KKP. ANTARA News. https://m.antaranews.com/berita/3737373/lima-program-prioritas-jadi-peta-jalan-penerapan-ekonomi-biru-kkp

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2025). Trenggono paparkan program prioritas KKP pada 2025. ANTARA News. https://m.antaranews.com/berita/4447365/trenggono-paparkan-program-prioritas-kkp-pada-2025

Kurniati, D. (2025). Geliatkan ekonomi biru, kemudahan izin dan keringanan pajak disiapkan. DDTCNews. https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1806402/geliatkan-ekonomi-biru-kemudahan-izin-dan-keringanan-pajak-disiapkan

Lee, T., et al. (2020). OceanObs’19: An ocean of opportunity (Vol. II). Frontiers Media SA. https://doi.org/10.3389/978-2-88963-848-5

Moffitt, C. M., & Cajas-Cano, L. (2014). Blue growth: The 2014 FAO state of world fisheries and aquaculture. Fisheries, 39(11), 552–553. https://doi.org/10.1080/03632415.2014.966265

Oakley, K. (2024). World oceans. Publifye AS.

OECD. (2009). National accounts of OECD countries 2008: Volume IV, general government accounts. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/nao-2008-4-en

Radiarta, I. N., et al. (2016). Analisis pengembangan perikanan budidaya berbasis ekonomi biru dengan pendekatan analytic hierarchy process (AHP). Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 10(1), 47–59. https://doi.org/10.15578/jsekp.v10i1.1247

Rahim, A., et al. (2024). Pembangunan ekonomi biru di Indonesia. Penerbit NEM.

Tumanduk, N. M., et al. (2025). Teknologi pengolahan hasil perikanan. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.

Yusuf, M., et al. (2024). Mengelola laut.

Published

2026-02-05

How to Cite

Rahmadani, S. K., Balqis, C. L. ., Khaerunissa, S. ., Nastiti, N. A. K. T. ., Nafiah, N. A. ., & Hamid, A. H. . (2026). Implementasi Peta Jalan Ekonomi Biru Edisi Ke-2 yang Sejalan dengan ASEAN Blue Economy Framework. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 2(1), 2560-2573. https://doi.org/10.63822/pgeqke53