Pengaruh Pembayaran Non Tunai (QRIS), Literasi Keuangan, dan Penerapan Manajemen Keuangan Terhadap Kinerja UMKM (Jalan Gatot Subroto Kecamatan Serengan Surakarta)

Authors

  • Rizal Rohmad Evendi Universitas Slamet Riyadi Author
  • Setyaningsih Sri Utami Universitas Slamet Riyadi Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/13aawj11

Keywords:

QRIS, Financial literacy, Financial mangement implementation, MSME performance

Abstract

This study aims to analyse the impact of cashless payments (Quick Response Code Indonesian Standard or QRIS), financial literacy, and the implementation of financial management on the performance of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) located on Jalan Gatot Subroto, Serengan District, Surakarta. The research approach employed is a quantitative method utilising primary data sources. The population in this study comprises 300 MSME units in the area, with the sample determined using cluster random sampling. Based on calculations using the Slovin formula, a sample of 75 respondents was determined. Data were collected through the distribution of questionnaires and analysed using a series of statistical procedures, including descriptive analysis, multiple linear regression, t-tests, F-tests, and analysis of the coefficient of determination (R²). The results of instrument testing via validity and reliability tests confirmed that all items within the variables of cashless payments, financial literacy, and financial management were valid and reliable. Furthermore, the research model met the requirements of classical assumption tests, which included tests for normality, multicollinearity, and heteroscedasticity. The research findings indicate, in part, that: (1) non-cash payments have a significant effect on MSME performance, (2) financial literacy has a significant effect on MSME performance, and (3) the implementation of financial management has a significant effect on MSME performance.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alamsyah, A., Nurjannah, N., & Taha, I. (2024). Pengaruh inklusi keuangan, literasi keuangan dan penerapan manajemen keuangan terhadap kinerja keuangan pada UMKM Warkop Gorontalo. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 15(2), 101–112.

Arikunto, S. (2014). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Bank Indonesia. (2020). Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Bank Indonesia.

Bidasari, R., Putri, A., & Sari, N. (2023). Peran literasi keuangan dan literasi digital terhadap kinerja UMKM. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 22(1), 56–68.

Damayani, S., Abdullah, M., & Taha, I. (2023). Pengaruh penerapan manajemen keuangan terhadap kinerja UMKM di Kabupaten Gorontalo. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 14(3), 233–245.

Fahmi, I. (2018). Manajemen keuangan perusahaan dan pasar modal. Mitra Wacana Media.

Fahmi, I. (2021). Pengantar manajemen keuangan. Alfabeta.

Ghozali, I. (2011). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Huda, A., Pratiwi, R., & Munandar, M. (2023). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja UMKM di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 5(1), 33–45.

Indah, R. (2024). Pengaruh pembayaran digital dan literasi keuangan terhadap kinerja UMKM di Kota Pangkalpinang. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 9(1), 45–57.

Indriani, S., & Rahman, Z. D. (2024). Literasi keuangan, pemanfaatan QRIS dan kinerja usaha mikro dan kecil (UMK) di Jakarta Selatan. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 3(2), 77–89.

Jumingan. (2018). Analisis laporan keuangan. Bumi Aksara.

Kasmir. (2018). Manajemen keuangan. RajaGrafindo Persada.

Kittur, A. (2023). Quantitative research: Concepts and applications. Journal of Research Methods, 12(2), 88–95.

Limbong, A. A. U., Purba, M. I., Rumahorbo, L., & Tarigan, A. K. (2025). Analysis of the impact of digital payments and the use of cashless payment systems (QRIS) on the development of MSMEs in Sei Putih Barat Subdistrict. International Journal of Economics and Business Research, 20(1), 115–130.

Marlina, R., Yusuf, M., & Wati, S. (2020). Pembayaran non tunai dalam sistem keuangan modern. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 14(3), 233–247.

Musthafa. (2017). Manajemen keuangan. Andi.

Nugraha, P. (2020). Literasi keuangan pada pelaku UMKM di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 25(2), 115–129.

Nursansiwi, F. (2022). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja usaha mikro di Kota Surabaya. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 14(2), 78–90.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2014). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia. OJK.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2022). Survei literasi keuangan Indonesia. OJK.

Prasetyo, A. (2022). Analisis dampak implementasi QRIS terhadap kinerja UMKM di Kota Semarang pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 23(2), 144–158.

Pratama, M., Lestari, D., & Yunita, R. (2024). Digital finance and financial literacy: Key drivers of MSME success in emerging economies (Palopo). International Journal of Business and Society, 19(4), 455–470.

Putri, A., Sari, M., & Nugroho, D. (2022). Indikator pembayaran non tunai QRIS pada UMKM Indonesia. Jurnal Manajemen Keuangan, 8(2), 65–74.

Saputro, R., Anggraeni, S., & Budi, W. (2022). Literasi keuangan berbasis nilai budaya pada UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 7(1), 23–35.

Sari, L., & Kurniawan, H. (2023). Pengaruh penggunaan QRIS terhadap kinerja UMKM di Kota Bandung. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 15(1), 55–68.

Septiani, R., & Wuryani, E. (2020). Literasi keuangan dan perilaku keuangan UMKM. Jurnal Keuangan dan Akuntansi, 11(2), 88–100.

Simarmata, R., Hutapea, D., & Manurung, S. (2025). Indikator penerapan manajemen keuangan pada UMKM. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 16(1), 90–104.

Subroto. (2016). Manajemen usaha kecil. Andi.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Alfabeta.

Suindari, I. G. A. A., & Juniariani, N. M. R. (2020). Kinerja UMKM di era digital. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 5(2), 66–75.

Susilowati, D., Puspitasari, I., & Cahyani, F. (2022). Faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kinerja UMKM. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis, 10(1), 12–25.

Tim Fakultas Ekonomi Universitas Slamet Riyadi. (2017). Pedoman Penyusunan Usulan Penelitian dan Skripsi Fakultas Ekonomi. Edisi 1, Cet. 2. Maret. Deepublish. Yogyakarta.

Turais, M. (2020). Indikator kinerja UMKM. Jurnal Kinerja dan Manajemen, 14(1), 22–34.

Utiarahman, N., Syah, R., & Darmawan, A. (2022). Manajemen keuangan UMKM dalam menghadapi risiko. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 18(2), 99–112.

Wardi, J., Sulastri, N., & Pramono, A. (2020). Praktik manajemen keuangan UMKM di era digital. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(2), 120–134.

Yolanda, S. (2024). Kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jurnal Ekonomi Kreatif, 6(1), 13–25.

Yolanda, S., Andriani, D., & Putra, A. (2023). Pengelolaan keuangan usaha kecil menengah di era digital. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 11(3), 211–225.

Zhou, L. (2021). The impact of cashless payments on small business performance. Journal of Financial Innovation, 8(2), 122–135.

Published

2026-04-11

How to Cite

Evendi, R. R., & Sri Utami, . S. (2026). Pengaruh Pembayaran Non Tunai (QRIS), Literasi Keuangan, dan Penerapan Manajemen Keuangan Terhadap Kinerja UMKM (Jalan Gatot Subroto Kecamatan Serengan Surakarta). Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 2(2), 3511-3524. https://doi.org/10.63822/13aawj11