Pengaruh Belanja Modal, Pertumbuhan Ekonomi, dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Tingkat Kemiskinan di Sumatera Utara Tahun 2020–2024
DOI:
https://doi.org/10.63822/nnzva163Keywords:
Capital expenditure; economic growth; human development index; poverty; panel dataAbstract
This study aims to analyze the effects of capital expenditure, economic growth, and the Human Development Index (HDI) on poverty levels in regencies and municipalities across North Sumatra Province during the 2020–2024 period. This study employs a quantitative approach using panel data covering 33 regencies and municipalities over five years of observation. The data are analyzed using panel data regression with the assistance of EViews software. Model selection is conducted through the Chow test and the Hausman test, with the Fixed Effects Model (FEM) selected as the estimation model. The results show that, partially, capital expenditure and economic growth have no statistically significant effect on poverty levels, while the HDI has a negative and statistically significant effect on poverty levels. Simultaneously, the three independent variables have a statistically significant effect on poverty levels. The Adjusted R-squared value of 98.50% indicates that the model explains most of the variation in poverty levels, while the remaining variation is explained by other factors outside the research model. These findings highlight the importance of improving the quality of human development in supporting poverty alleviation efforts in North Sumatra Province. Therefore, local governments need to strengthen policies that support improvements in education quality, healthcare, and living standards, while ensuring that capital expenditure allocations and economic growth generate more equitable benefits for the community.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2021). Laporan indikator kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2022). Laporan perkembangan ekonomi dan pemulihan pascapandemi. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia 2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2024). Data dan informasi kemiskinan kabupaten/kota tahun 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2025). Indikator kesejahteraan rakyat 2024/2025. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2021). Provinsi Sumatera Utara dalam angka 2021. Medan: BPS Provinsi Sumatera Utara.
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2022). Provinsi Sumatera Utara dalam angka 2022. Medan: BPS Provinsi Sumatera Utara.
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2023). Provinsi Sumatera Utara dalam angka 2023. Medan: BPS Provinsi Sumatera Utara.
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2024). Provinsi Sumatera Utara dalam angka 2024. Medan: BPS Provinsi Sumatera Utara.
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2025). Provinsi Sumatera Utara dalam angka 2025. Medan: BPS Provinsi Sumatera Utara.
Baltagi, B. H. (2021). Econometric analysis of panel data (6th ed.). Springer Nature.
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. (2024). Laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten/kota. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. (2025). Portal data keuangan daerah: Transfer ke daerah dan belanja modal. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Fitriana, N., & Gravitiani, E. (2022). Analisis efektivitas alokasi belanja daerah terhadap pengentasan kemiskinan. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 13(1), 45–58.
Istiqomah, N., & Floresti, R. (2024). Pengaruh pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 24(1), 12–25.
Maliangga, S., Rotinsulu, T. O., & Niode, A. O. (2021). Analisis pengaruh indeks pembangunan manusia dan pengangguran terhadap kemiskinan. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 21(3), 35–46.
Mauludi, A., Rahayu, S., & Prasetyo, E. (2023). Pengaruh belanja modal, pertumbuhan ekonomi, dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ekonometrika dan Pembangunan, 11(2), 115–128.
Mustaqimah, M., Suriadi, S., & Syafruddin, S. (2017). Analisis pengaruh belanja modal dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan. Jurnal Ekonomi Pertumbuhan, 5(2), 89–101.
Musthofa, A., Zulkarnain, Z., & Handayani, S. (2023). Evaluasi efektivitas belanja modal dan belanja sosial terhadap penanggulangan kemiskinan di Kota Medan. Jurnal Kebijakan Ekonomi Daerah, 8(1), 40–53.
Pasa, J. R., Tulung, J. E., & Walewangko, E. N. (2023). Analisis belanja modal, pertumbuhan ekonomi, dan kemiskinan di Kota Bitung. Jurnal Pembangunan Ekonomi, 15(2), 77–88.
Pratama, I., & Ariza, R. (2024). Peran indikator pembangunan manusia dalam penanggulangan kemiskinan regional. Jurnal Riset Ekonomi Modern, 6(1), 102–114.
Priambodo, D., & Hidayat, A. (2024). Analisis pengaruh PAD, dana transfer, dan belanja modal terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Ilmu Ekonomi Teraplikasi, 9(1), 55–68.
Putri, A. R., & Fatimah, S. (2024). Dinamika pembangunan ekonomi dan kemiskinan daerah pasca pemulihan pandemi. Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan, 12(1), 30–42.
Sari, D. P., & Wijaya, C. (2024). Hubungan kinerja keuangan daerah, pertumbuhan ekonomi, dan kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Fiskal, 7(2), 140–152.
United Nations Development Programme. (2024). Human development report 2023/2024: Breaking the gridlock - Reimagining cooperation in a polarized world. United Nations Development Programme.
World Bank. (2024). Poverty and shared prosperity 2024: Taking on inequality. World Bank Group
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Diana Winata Lumban Gaol, Feny Amelia Sinaga, Joko Suharianto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


