Peran Kecerdasan Emosional Guru dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Inklusif

Authors

  • Rianita Malikhotul Faoziah Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Author
  • Ellen Prima Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/kex56528

Keywords:

Teachers’ emotional intelligence; Inclusive education; Inclusive learning environment

Abstract

Teachers' emotional intelligence is one of the important factors in creating an inclusive learning environment that is able to accommodate the diversity of students' characteristics, abilities, backgrounds, and needs. This article aims to examine the role of teachers' emotional intelligence in supporting the implementation of inclusive learning in school settings. The method used in this study is a literature review by analyzing various relevant scientific sources related to emotional intelligence and inclusive education. The findings indicate that teachers with strong emotional intelligence are more capable of understanding students' feelings and needs, building positive communication, managing conflicts effectively, and creating a safe and comfortable learning atmosphere for all students.

References

Goleman, D. (1995). Kecerdasan Emosional: Mengapa Bisa Lebih Penting daripada IQ. New York: Buku Bantam.

Goleman, D. (2001). Teori kinerja berbasis EI. Dalam C. Cherniss & D. Goleman (Eds.), Tempat Kerja yang Cerdas Secara Emosional. San Francisco: Jossey-Bass.

Mulyasa, E. (2021). Menjadi Guru Penggerak Merdeka Belajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Salovey, P., & Mayer, JD (1990). Kecerdasan emosional. Imajinasi, Kognisi dan Kepribadian, 9(3), 185–211.

Sukmadinata, N. S. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suyanto, B., & Jihad, A. (2013). Menjadi Guru Profesional: Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global. Jakarta: Erlangga.

UNESCO. (2020). Menuju Inklusi dalam Pendidikan: Status, Tren, dan Tantangan. Paris: Penerbitan UNESCO.

Yuwono, I., & Mirnawati. (2021). Pendidikan inklusif sebagai upaya mewujudkan kesetaraan pendidikan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(5), 850–860.

Zins, JE, Weissberg, RP, Wang, MC, & Walberg, HJ (2004). Membangun kesuksesan akademik pada pembelajaran sosial dan emosional. New York: Teachers College Press.

Armadani, A., Arifani, Y. (2024). Peran guru dalam membangun emosi peserta didik sekolah dasar. Journal Cerdas Plokamator, 12(1), 58-62.

Maulida, L. F., Lestari, G. P., & Mustafidah, A. N. (2024). Peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif di sekolah dasar. Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Manalu, K., Siregar, K. H., Syaroh, M., Putri, M., Arifah, M., & Puteri, A. (2025). Peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif yang ramah bagi siswa dengan gangguan emosional dan perilaku. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(2), 2189–2200.

Nurhasanah, A. S., Ismail, S., & Sejati, C. S. S. (2025). Peran kecerdasan emosional guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang harmonis pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Pangastuti, V. I., Hermina, C., & Faisal, A. (2020). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan self-efficacy guru yang mengajar di sekolah inklusi tingkat dasar di Banjarmasin. Psycho Holistic, 2(2).

Published

2026-06-13

Issue

Section

Articles

How to Cite

Faoziah, R. M., & Prima, E. . (2026). Peran Kecerdasan Emosional Guru dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Inklusif. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(4), 5614-5619. https://doi.org/10.63822/kex56528