Tinjauan Yuridis Mengenai Fungsi Pengawasan DPRD terhadap Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)

Authors

  • Agus Mulyanto Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma Author
  • Aturkian Laia Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/yv5ej528

Keywords:

DPRD; oversight; APBD; regional financial accountability; regional government

Abstract

The Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) is central to regional administration, demanding accountability and effective oversight. This study analyzes the legal basis of the Regional House of Representatives’ (DPRD) oversight function regarding APBD utilization; examines its execution across all budgetary phases; identifies normative and practical obstacles; and assesses its effectiveness in preventing misappropriation. Employing a normative legal method with statutory, conceptual, and case approaches, this research analyzes primary legislation alongside relevant secondary materials. The findings reveal that while the DPRD has solid normative authority, its effectiveness is hindered by institutional design issues, limited technical capacity, political interests, asymmetrical data access, and weak follow-up mechanisms. Therefore, strengthening DPRD oversight requires regulatory reform, institutional capacity building, enhanced data support, and integration with external supervision systems to ensure the APBD maximizes public welfare.

 

References

Abidin, B. (2018). Fungsi pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terhadap pelaksanaan peraturan daerah mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah di Kabupaten Batang. Law Reform, 14(2), 300–315. https://doi.org/10.14710/lr.v14i2.20875

Basniwati, A. D. (2016). Pengawasan DPRD dan kendala-kendala yang dihadapi terhadap pengelolaan keuangan daerah. Jatiswara, 31(1), 121–132. https://doi.org/10.29303/jatiswara.v31i1.2001

Hamdani. (2021). Fungsi pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum, 2(3), 401–414. https://doi.org/10.55357/is.v2i3.167

Husni, M., & Idayu, R. (2021). Pengaruh pemeriksaan dan pengawasan keuangan daerah terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah. Eksis: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 12(2), 220–223. https://doi.org/10.33087/eksis.v12i2.261

Ismail, A., Patrija W., D., & Fatah, Z. (2025). Optimalisasi fungsi dan peranan DPRD dalam pengawasan kebijakan penggunaan anggaran APBD di Kabupaten Pemalang. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 3(3), 40–56.

Konyenye, R. (2018). Kajian yuridis fungsi pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dalam pengelolaan keuangan daerah. Lex et Societatis, 6(4), 75–84. https://doi.org/10.35796/les.v6i4.20162

Kurniawan, R. (2019). Mekanisme pengawasan DPRD terhadap penggunaan APBD oleh pemerintah daerah dalam rangka otonomi daerah. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 7(2), 201–216. https://doi.org/10.29303/ius.v7i2.641

Mahmudi. (2019). Analisis laporan keuangan pemerintah daerah (4th ed.). UPP STIM YKPN.

Mardiasmo. (2018). Akuntansi sektor publik (ed. revisi). Andi.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (ed. revisi). Remaja Rosdakarya.

Ndraha, T. (2011). Kybernology: Ilmu pemerintahan baru (Jilid 1). Rineka Cipta.

Oktarina, E., Zainuddin, & Irawan, S. (2024). Optimalisasi peran pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam bidang kesehatan. Nova Juris, 2(1), 1–16. https://doi.org/10.29103/novajuris.v2i1.13904

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Ramadhan, R., Nurdiansyah, R., & Nuari, A. I. (2026). Fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 pada pemerintah daerah. Supremasi: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya, 21(1), 1–18. https://doi.org/10.26858/supremasi.v21i1.29851

Sedarmayanti. (2012). Good governance dan good corporate governance. Mandar Maju.

Sibuea, H. P. (2014). Asas negara hukum, peraturan kebijakan, dan asas-asas umum pemerintahan yang baik. Erlangga.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2015). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. RajaGrafindo Persada.

Supryadi, A. (2022). Urgensi fungsi pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Unizar Law Review, 5(1), 55–69. https://doi.org/10.53691/ulr.v5i1.292

Syamsuddin, A. (2020). Bentuk-bentuk pengawasan dalam pemerintahan daerah. Pustaka Pelajar.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.

Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015.

Widjaja, H. A. W. (2017). Otonomi daerah dan daerah otonom. RajaGrafindo Persada.

Yani, A. (2018). Hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah di Indonesia. RajaGrafindo Persada.

Published

2026-07-12

Issue

Section

Articles

How to Cite

Mulyanto, A., & Laia, A. . (2026). Tinjauan Yuridis Mengenai Fungsi Pengawasan DPRD terhadap Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(4), 7759-7771. https://doi.org/10.63822/yv5ej528

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>