Analisis Employe Engagement pada Unit Kegiatan Mahasiswa Persma Arbeid Politeknik Ketenagakerjaan
DOI:
https://doi.org/10.63822/bq9h3r32Keywords:
Employee Engagement, Organisasi Kemahasiswaan, Persma Arbeid, Vigor, Dedication, Absorption.Abstract
Employee engagement merupakan kondisi ketika individu memiliki keterikatan emosional, kognitif, dan perilaku terhadap organisasi sehingga mendorong mereka untuk berkontribusi secara optimal dalam mencapai tujuan organisasi. Dalam konteks organisasi kemahasiswaan, employee engagement menjadi faktor penting karena berpengaruh terhadap tingkat partisipasi, loyalitas, dan produktivitas anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat employee engagement pada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persma Arbeid serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan anggota dalam menjalankan aktivitas organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada anggota aktif UKM Persma Arbeid. Analisis dilakukan berdasarkan dimensi employee engagement yang meliputi vigor, dedication, dan absorption. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat employee engagement anggota UKM Persma Arbeid berada pada kategori baik. Anggota menunjukkan semangat yang tinggi dalam melaksanakan tugas, memiliki rasa bangga terhadap organisasi, serta mampu terlibat secara penuh dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Faktor-faktor yang mendukung keterikatan anggota antara lain komunikasi yang efektif, hubungan interpersonal yang positif, kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, serta adanya dukungan dari pengurus organisasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa employee engagement memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan dan efektivitas kegiatan organisasi kemahasiswaan. Oleh karena itu, UKM Persma Arbeid perlu terus menciptakan lingkungan organisasi yang mendukung keterlibatan anggota melalui peningkatan komunikasi, pengembangan kapasitas anggota, dan pemberian apresiasi terhadap kontribusi yang diberikan. Dengan demikian, tingkat keterikatan anggota dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan guna mendukung pencapaian tujuan organisasi.
References
Albrecht, S. L. (Ed.). (2010). Handbook of employee engagement: Perspectives, issues, research and practice. Edward Elgar Publishing.
Bakker, A. B. (2011). An evidence-based model of work engagement. Current Directions in Psychological Science, 20(4), 265–269.
Bakker, A. B., & Schaufeli, W. B. (2008). Positive organizational behavior: Engaged employees in flourishing organizations. Journal of Organizational Behavior, 29(2), 147–154.
Kahn, W. A. (1990). Psychological conditions of personal engagement and disengagement at work. Academy of Management Journal, 33(4), 692–724.
Macey, W. H., & Schneider, B. (2008). The meaning of employee engagement. Industrial and Organizational Psychology, 1(1), 3–30.
Saks, A. M. (2006). Antecedents and consequences of employee engagement. Journal of Managerial Psychology, 21(7), 600–619.
Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2004). Job demands, job resources, and their relationship with burnout and engagement: A multi-sample study. Journal of Organizational Behavior, 25(3), 293–315.
Schaufeli, W. B., Salanova, M., González-Romá, V., & Bakker, A. B. (2002). The measurement of engagement and burnout: A two sample confirmatory factor analytic approach. Journal of Happiness Studies, 3(1), 71–92.
Shuck, B., & Wollard, K. (2010). Employee engagement and HRD: A seminal review of the foundations. Human Resource Development Review, 9(1), 89–110.
Xanthopoulou, D., Bakker, A. B., Demerouti, E., & Schaufeli, W. B. (2009). Work engagement and financial returns: A diary study on the role of job and personal resources. Journal of Occupational and Organizational Psychology, 82(1), 183–200.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syalsa Billa D.A, Mochammad Roihan A, Fildzah Fildzah, Aqil Revaldi, Muhammad Eko Abrian Kusuma (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

