Pengaruh Komunikasi Pelayanan, Beban kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Responsivitas Pelayanan

Authors

  • Djulaeha Djulaeha Universitas Bhayangkara Jakarata Raya Author
  • Hapzi Ali Universitas Bhayangkara Jakarata Raya Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/f9f0jq09

Keywords:

Responsivitas Pelayanan, Komunikasi Pelayanan, Beban kerja dan Lingkungan Kerja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi pelayanan, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap responsivitas pelayanan dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi pada Bidang Penindakan dan Penyidikan KPUBC Tipe A Tanjung Priok. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan pelayanan yang cepat dan tepat di tengah meningkatnya volume kerja dan kompleksitas pengawasan kepabeanan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner kepada pegawai yang dipilih secara purposive sampling, serta dianalisis menggunakan SEM-PLS untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa komunikasi pelayanan, beban kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap responsivitas pelayanan, baik secara langsung maupun melalui komitmen organisasi, sehingga dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Bea dan Cukai.   

References

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). Job demands-resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), 273–285.

Bea Cukai Tanjung Priok. (n.d.). Bea Cukai Tanjung Priok | Pelayanan Kepabeanan & Cukai Tanjung Priok. https://tanjungpriok.beacukai.go.id/

Chandrasekar, K. (2011). Workplace environment and its impact on organisational performance in public sector organisations. International Journal of Enterprise Computing and Business Systems, 1(1), 1–19.

Demerouti, E., Bakker, A. B., Nachreiner, F., & Schaufeli, W. B. (2001). The job demands-resources model of burnout. Journal of Applied Psychology, 86(3), 499–512.

DeVito, J. A. (2016). The interpersonal communication book (14th ed.). Pearson Education.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. (2024). Laporan tahunan layanan informasi publik PPID Tingkat I Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tahun 2024. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Dwiyanto, A. (2014). Mewujudkan good governance melalui pelayanan publik. Gadjah Mada University Press.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). Sage.

Hardiansyah. (2018). Kualitas pelayanan publik: Konsep, dimensi, indikator, dan implementasinya. Gava Media.

Koesomowidjojo, S. R. M. (2017). Panduan praktis menyusun analisis beban kerja. Raih Asa Sukses.

Meyer, J. P., & Allen, N. J. (1991). A three-component conceptualization of organizational commitment. Human Resource Management Review, 1(1), 61–89.

Nitisemito, A. S. (2015). Manajemen personalia. Ghalia Indonesia.

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill-building approach (7th ed.). John Wiley & Sons.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-jenis penelitian dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 1(1), 13–23. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.49

Tarwaka. (2015). Ergonomi industri: Dasar-dasar pengetahuan ergonomi dan aplikasi di tempat kerja (Edisi ke-2). Harapan Press.

Published

2026-07-03

How to Cite

Djulaeha, D., & Ali , H. . (2026). Pengaruh Komunikasi Pelayanan, Beban kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Responsivitas Pelayanan. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen Indonesia, 2(2), 1614-1621. https://doi.org/10.63822/f9f0jq09