Penerapan Asas Keadilan Restoratif (Restorative Justice) dalam Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan Ringan
DOI:
https://doi.org/10.63822/a43rfq89Keywords:
restorative justice; minor assault; criminal law policy; sentencing; criminal case resolutionAbstract
The surge in caseloads and criticism of punitive imprisonment have driven the development of restorative justice in Indonesia. Minor assault is a potential case for this approach due to its low impact and the possibility of restoring social relations. This normative legal research aims to analyze the legal basis, implementation mechanisms at each stage of adjudication, effectiveness of justice, and implementation barriers of minor assault through statutory and conceptual approaches. The results indicate that minor assault is normatively and practically suitable for restorative settlement, provided it meets criteria such as voluntary peace, restitution, and non-recidivism. This approach supports modern sentencing goals through rehabilitation, process efficiency, and reduced stigmatization. However, implementation is hindered by disharmony in sectoral regulations, varying interpretations among law enforcers, and potential imbalances in victim bargaining power. Therefore, standardized procedures and strict oversight are essential to ensure just, secure, and accountable law enforcement.
References
Angrayni, L. (2017). Kebijakan mediasi penal dalam penyelesaian perkara tindak pidana ringan perspektif restorative justice. Jurnal Hukum Respublica, 16(1), 88–102. https://doi.org/10.31849/respublica.v16i1.1428
Arief, B. N. (2018). Masalah penegakan hukum dan kebijakan hukum pidana dalam penanggulangan kejahatan. Kencana.
Atmasasmita, R. (2010). Sistem peradilan pidana kontemporer. Kencana.
Braithwaite, J. (2002). Restorative justice & responsive regulation. Oxford University Press.
Chazawi, A. (2022). Kejahatan terhadap tubuh dan nyawa. RajaGrafindo Persada.
Firmansyah, M. F., Muslih, & Ubaidillah, I. (2024). Restorative justice dalam kasus penganiayaan ringan: Studi komparatif antara KUHP dan konsep sulh dalam hukum pidana Islam. Edulaw: Journal of Islamic Law and Jurisprudence, 7(1). https://doi.org/10.47453/edulaw.v7i1.3309
Gultom, M., & Manalu, S. (2023). Pendekatan restorative justice sebagai alternatif penyelesaian tindak pidana penganiayaan ringan di Kejaksaan Negeri Medan. Fiat Iustitia: Jurnal Hukum, 3(2), 24–37.
Hamzah, A. (2019). Asas-asas hukum pidana di Indonesia dan perkembangannya. Softmedia.
Harahap, M. Y. (2016). Pembahasan permasalahan dan penerapan KUHAP: Penyidikan dan penuntutan. Sinar Grafika.
Husak, D. (2008). Overcriminalization: The Limits of the Criminal Law. Oxford University Press.
Lestari, S., & Wijaya, A. (2021). Penerapan keadilan restoratif dalam penghentian penuntutan oleh Kejaksaan. Jurnal Hukum dan Peradilan, 10(2), 215-234.
Marlina. (2012). Peradilan pidana anak di Indonesia: Pengembangan konsep diversi dan restorative justice. Refika Aditama.
Mertokusumo, S. (2019). Mengenal hukum: Suatu pengantar. Cahaya Atma Pustaka.
Moeljatno. (2008). Asas-asas hukum pidana. Rineka Cipta.
Mulyadi, L. (2023). Kapita selekta sistem peradilan pidana indonesia. Alumni.
Nia, T., Haryadi, & Najemi, A. (2022). Keadilan restoratif sebagai alternatif penyelesaian tindak pidana penganiayaan ringan. PAMPAS: Journal of Criminal Law, 3(2), 141–156. https://doi.org/10.22437/pampas.v3i2.19993
Pade, S. R. L., Hasan, Y. S., Ibrahim, V., & Mamu, K. Z. (2024). Analisis hukum penerapan restorative justice tindak pidana penganiayaan ringan di Kejaksaan Negeri Boalemo. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 11356–11365. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.12972
Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.
Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif.
Prasetyo, T. (2015). Keadilan bermartabat: Perspektif teori hukum. Nusa Media.
Pratama, R. (2022). Restorative justice di tingkat penyidikan: Analisis Perpol No. 8 Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 16(1), 45-62.
Rahardjo, S. (2009). Hukum progresif: Sebuah sintesa hukum Indonesia. Genta Publishing.
Saleh, R. (1983). Perbuatan pidana dan pertanggungjawaban pidana. Aksara Baru.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2015). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Rajawali Pers.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana.
Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.
Waluyo, B. (2016). Viktimologi: Perlindungan korban dan saksi. Sinar Grafika.
Zehr, H. (2015). Changing lenses: Restorative justice for our times (25th Anniversary ed.). Herald Press.
Zulfa, E. A. (2011). Pergeseran paradigma pemidanaan. Lubuk Agung.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Doni Sugiri, Aturkian Laia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



