Keabsahan dan Kekuatan Pembuktian Tanda Tangan Digital dalam Transaksi E-Commerce

Authors

  • Chandra Johan Alen Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma Author
  • Aturkian Laia Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/v0vqs733

Keywords:

digital signature; electronic signature; e-commerce; electronic evidence; legal certainty

Abstract

The growth of e-commerce has transformed private law agreements and evidence through electronic signatures (E-signatures). Despite recognition under the UU ITE, classifications of certified and uncertified E-signatures and their evidentiary value still pose normative and practical challenges. This normative juridical research applies statutory, conceptual, and case approaches to analyze the regulation, validity requirements, evidentiary strength, and implementation challenges of E-signatures to ensure legal certainty and party protection. Primary legal sources include the Indonesian Civil Code, UU ITE, PP 71/2019, and Permenkominfo 11/2022. The results show that E-signatures are legally valid if they meet Article 11 of the UU ITE and PP 71/2019. Their evidentiary value equals other electronic evidence, though their weight depends heavily on authentication, system integrity, and Electronic Certification Provider reliability. E-signature effectiveness in court ultimately relies on technical standardization, digital-legal literacy, and consistent evidentiary practices.

References

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (n.d.). Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. https://peraturan.bpk.go.id

Budhijanto, D. (2018). Hukum eksistensi siber (cyber existence law) di Indonesia. Logoz Publishing.

JDIH Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (n.d.). Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 11 Tahun 2022 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik. https://jdih.komdigi.go.id

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 11 Tahun 2022 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik.

Kementerian Komunikasi dan Informatika. (2022). Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 11 Tahun 2022 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik. JDIH Kominfo. https://jdih.kominfo.go.id/produk_hukum/view/id/835/t/peraturan+menteri+komunikasi+dan+informatika+nomor+11+tahun+2022+tanggal+13+desember+2022

Makarim, E. (2020). Pengantar hukum telematika: Suatu kompilasi kajian. RajaGrafindo Persada.

Mansur, D. M., & Gultom, E. (2014). Cyber law: Aspek hukum teknologi informasi. Refika Aditama.

Mertokusumo, S. (2009). Hukum acara perdata Indonesia. Liberty.

Ramli, A. M. (2022). Cyber law dan hukum hak cipta. Alumni.

Republik Indonesia. (1847). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata [Burgerlijk Wetboek untuk Indonesia] (Staatsblad Nomor 23 Tahun 1847).

Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4843. JDIH BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/39016/uu-no-11-tahun-2008

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Republik Indonesia. (2019). Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 185, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6402. JDIH BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/122119/pp-no-71-tahun-2019

Republik Indonesia. (2019). Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2024 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6924. JDIH BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/274479/uu-no-1-tahun-2024

Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Subekti. (2001). Hukum perjanjian. Intermasa.

Published

2026-07-13

Issue

Section

Articles

How to Cite

Alen, C. J., & Laia, A. (2026). Keabsahan dan Kekuatan Pembuktian Tanda Tangan Digital dalam Transaksi E-Commerce. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(4), 7834-7847. https://doi.org/10.63822/v0vqs733

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>