Strategi Pembelajaran Sejarah Untuk Mengembangkan Kesadaran Sejarah Peserta Didik di Era Kontamporer
DOI:
https://doi.org/10.63822/dxk8bg26Keywords:
Strategi Pembelajaran Sejarah, Kesadaran Sejarah, Pembelajaran Sejarah KontamporerAbstract
Artikel ini bertujuan menganalisis strategi pembelajaran sejarah untuk mengembangkan kesadaran sejarah peserta didik di era kontemporer. Perkembangan teknologi dan dinamika sosial menuntut pembelajaran sejarah tidak lagi berorientasi pada hafalan fakta, tetapi pada pemahaman kritis dan reflektif mengenai hubungan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Artikel ini membahas tiga strategi utama. Pertama, pemanfaatan digital storytelling dan arsip digital yang mendorong peserta didik menyusun narasi sejarah secara aktif melalui analisis berbagai sumber digital. Kedua, pendekatan isu kontroversial yang dikaitkan dengan konteks masa kini untuk menumbuhkan relevansi, empati, dan kemampuan berpikir multiperspektif melalui diskusi serta analisis sumber. Ketiga, internalisasi nilai melalui model historical empathy yang membantu peserta didik memahami peristiwa masa lalu sesuai dengan konteks zamannya sehingga terbentuk kesadaran yang reflektif dan humanis. Melalui ketiga strategi tersebut, pembelajaran sejarah diharapkan mampu membentuk peserta didik yang kritis, empatik, dan memiliki kesadaran historis dalam menghadapi tantangan kehidupan kontemporer.
References
All, M. A. A. H., & Bahri. (2025). Berpikir Sejarah dalam Pembelajaran Sejarah. 2(April), 60–69.
Annet, K. A. (2025). Reimagining History : The Role of Digital Archives in Education. EURASIAN EXPERIMENT JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL SCIENCES (EEJHSS) ISSN:, 7(1).
Djono, H. (2025). Mengintegrasikan Teori Pembelajaran Bermakna dan Konstruktivisme dalam Pembelajaran Sejarah di Era Digital. Jurnal Artefak, 12(1), 137–146.
Djunaedi. (2015). Strategi Pengelolaan Pembelajaran Isu Materi Sejarah “Serupa” dan Sejarah Kontroversial. Jurnal Pendidikan Sejarah, 4(2), 21–35. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/JPS.042.03
Fadillah, I. N., & Dini, K. (2021). DIGITAL STORYTELLING SEBAGAI STRATEGI BARU
MENINGKATKAN MINAT LITERASI GENERASI MUDA. Journal of Education Science (JES), 7(2).
Fauzi, W. I., & Yulianti, I. (2025). Kecenderungan Rasa Cemas Siswa saat Belajar Sejarah : Analisis Bibliometrik Lintas-Negara. HISTORIA; Jurnal Pendidik Dan Peneliti Sejarah, 8(2), 135–144.
Fitrianto, R. F., & Kurniawan, G. F. (2023). Prospective History Teachers Worldviews on Sensitive and Controversial Issues in History Classes. Indonesian Journal of History Education, 8(1), 77–92. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/ijhe.v8i1.67112
Hidayat, R. D., Sariyatun, & S., L. A. (2016). PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS ISU-ISU KONTROVERSIAL DI MEDIA MASSA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN DEMOKRASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI IIS 3 SMA NEGERI 1 TAWANGSARI TAHUN AJARAN 2015/ 2016. Jurnal CANDI, 13(1), 160–176.
https://jurnal.uns.ac.id/candi/article/view/42823
Indrayani, N. (2021). ARSIP MUSEUM GENTALA ARASY DARI ANALOG KE DIGITAL. Jurnal
Sejarah & Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Jambi, 1(1), 33–43.
Istiqomah, Fitriani, I. S., Pangestu, I. T., Milinia, L., Pratama, R. A., & Ali, P. (2022). URGENSI ARSIP DIGITAL SEBAGAI BAHAN RUJUKAN PENELITIAN SEJARAH DI ERA PANDEMI
COVID-19. KRAKATOA: Journal of History, History Education and Cultural Studies, 1(1), 5–10. Jalan, A. D. A. (2025). Penerapan Kemahiran Empati Sejarah Sekolah Rendah. Jurnal Pendidikan Malaysia,
50(1), 96–103.
Mawardi, S. I. (2023). IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 5 BANDAR LAMPUNG TAHUN AJARAN 2022/2023.
Nurdin, M. F., & Suprijono, A. (2022). PENGARUH MEDIA INSTGRAM BERBASIS STORYTELLING
TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SEJARAH SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1
TARIK. AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah, 12(4).
Nyfantoro, F., Salim, T. A., & Mirmani, A. (2019). Perkembangan Pengelolaan Arsip Elektronik di Indonesia : Tinjauan Pustaka Sistematis. DIPLOMATIKA: JURNAL KEARSIPAN TERAPAN, 3(1), 1–13.
Pandey, P. (2025). The role of digital storytelling in bringing history to life in the classroom. International Journal of Appl Ied Research, 11(7), 160–166.
Pirmansyah, D., & Kurniawati, Y. (2025). Penerapan Proyek Digital Storytelling untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa dalam Pembelajaran Sejarah. FACTUM: Jurnal Sejarah Dan Pendidikan Sejarah, 14(1), 271–284.
Purwoto, S., & Kurniawan, G. F. (2025). Jurnal pendidikan ips. JURNAL PENDIDIKAN IPS, 15(3), 668– 680. https://doi.org/https://doi.org/10.37630/jpi.v15i3.3236
Ratih, M., Sumiyadi, & Nugroho, R. A. (2024). Media Digital Storytelling pada Pembelajaran Menulis Cerpen Siswa SMP di Bandung. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 10(3), 3119–3126. Riadiansyah, Y., & Syukur, A. (2023). Penerapan Isu Kontroversial dalam Pembelajaran Sejarah pada Masa Pembelajaran Jarak Jauh di SMA Kota Bekasi. Jurnal Pendidikan Sejarah, 12(2), 42–64.
https://doi.org/https://doi.org/10.21009/JPS.122.03
Rosanawati, I. M. R. (2024). Pentingnya pembelajaran sejarah di abad 21 pada anak sd. PENDAR CAHAYA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Humaniora, 4(1), 43–48.
Saputra, H. (2023). PENGARUH MODEL REFLECTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN HISTORICAL EMPATHY PESERTA DIDIK.
Susanto, H., & Purwanta, H. (2022). Analisis Pola Narasi Reflektif Buku Teks Sejarah SMA Untuk Pencapaian Empati Sejarah. Yupa: Historical Studies Journal, 6(1), 45–62
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anggita Novi Ariyanti, Fanisa Putri Anggraini, M. Andre Ansyah, Syarifuddin Syarifuddin, Rani Oktapiani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



